SALATIGA—Bangunan los ayam potong higienis Salatiga yang berada di Jalan Belakang Pasaraya akan direnovasi dan ditambah sejumlah fasilitas pendukung pada tahun ini. Aset Pemkot yang selama empat tahun terakhir mangkrak tersebut, selama ini tidak diminati pedagang.
“Salah satu prioritas renovasi adalah membongkar pintu masuk bangunan. Pasalnya, akses masuk saat ini terlalu sempit. Kemungkinan pintu masuk akan dibuat model rolling door,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Diseprindagkop dan UMKM) Kota Salatiga, Sri Danudjo.
Selain memudahkan arus lalulintas, katanya, penggunaan rolling door membuat sirkulasi udara di dalam bangunan lebih baik. “Mungkin tidak cukup hanya dengan merubah akses masuk. Kami juga menjajaki kemungkinan pemasangan exhause fan (kipas angin) di dinding agar sirkulasi udara lebih lancar,” imbuh Danudjo.
Sebagaimana diketahui, bangunan los ayam potong yang belum pernah difungsikan maksimal itu kondisinya semakin memprihatinkan. Los ayam potong yang dibangun menggunakan APBD senilai hampir satu miliar rupiah tersebut sudah hampir empat tahun mangkrak. Akibatnya, sejumlah fasilitas tertutup debu. Sementara lantai dasar bangunan dua lantai tersebut terlihat kumuh dan hanya dijadikan tempat penitipan barang para pedagang.
Terkait rencana renovasi, Disperindagkop menyediakan anggaran senilai Rp 150 juta. “Dinas memiliki anggaran untuk perbaikan. Jika tidak cukup, akan kami ajukan ke anggaran perubahan. Sebisa mungkin tahun ini kegiatan renovasi dapat dilakukan,” terang Danudjo.
Selain itu, pihaknya menjajaki kemungkinan membuat jembatan penghubung antara bangunan los ayam potong dengan lantai atas Pasaraya I yang berada di seberang bangunan. Lantai atas Pasaraya I merupakan pusat penjualan daging, sayur dan aneka bumbu dapur. (sas/ida)