Jambret Kehilangan Dompet

1953

MUNGKID — Jambret satu ini perlu banyak belajar ilmu penjambretan. Diduga masih amatir, sang penjambret, Nur Hanafi, 28, dengan mudah dicokok polisi. Gara-garanya sepele. Dompetnya jatuh, usai menjambret korbannya.
Alhasil, polisi tak kesulitan menangkap Nur, meski sempat melarikan diri. ”Dompet korban yang habis dijambret dan dompetnya sendiri jatuh,” kata Kasat Reskrim AKP Samsu Wirman mewakili Kapolres Magelang AKBP Murbani Budi Pitono.
Kejadian menggelikan itu bermula saat korban Muhaiminah, 33, warga Bumirejo, Mungkid, hendak pulang ke rumah mengendarai motor. Saat itu, dompet korban diletakkan di bagasi motor bagian depan.    
Saat itulah, pelaku yang merupakan warga Mendut, Mungkid, mengejar korban dengan Beat AA 5264 QT.
     
Saat melintas di wilayah Pucangan Bumirejo, pelaku memepet motor korban. Dengan gerakan cepat, pelaku mengambil dompet korban dan kabur. Korban pun refleks berteriak.

Panik, pelaku jatuh di tikungan. Ia berusaha bangkit dan kembali memacu motornya.  
Namun, dia tak tahu dompet korban dan dompetnya sendiri tertinggal saat ia jatuh. Dari dompet itulah, identitas si jambret diketahui.
”Kini tersangka sudah ditahan, dan beberapa barang bukti juga sudah diamankan,” Kasat Reskrim. (vie/lis/ce1)