BALAIKOTA – Banyaknya anggapan jika fotografer hanya bisa memotret model, menjadi salah satu alasan komunitas Mata Semarang Photography Club memamerkan berbagai karya yang memenangkan lomba skala nasional maupun regional. Karya tersebut dipamerkan dalam acara ‘Iki Semarang’ yang berlangsung di pelataran Balaikota Semarang mulai Sabtu (24/5) hingga hari ini. Acara ini menampilkan sekitar 60 komunitas yang ada di Kota Semarang
Koordinator Komunitas Fotografi dan Model Semarang Yoyok Isnandar mengatakan pola pikir di masyarakat harus diubah, fotografer pun bisa berprestasi dengan bidikan lensanya. Selain menampilkan hasil karya yang berprestasi, juga ada acara hunting foto bersama model-model cantik dari Komunitas Model Semarang.
“Kami pasang beberapa hasil karya yang menang lomba di tingkat nasional maupun kota Semarang, yang terbaru adalah juara pada lomba fotografi Semarang Night Carnival beberapa waktu lalu. Jadi bukan hanya motret model, ada juga foto yang sarat dengan human interest dan landscape yang menyabet juara,” katanya.

Yuanisa Mesta, Ketua Komunitas Model Semarang, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam acara tersebut. Menurutnya, dengan adanya hunting foto, para fotografer pemula bisa belajar dunia fotografi bersama Mata Semarang. “Senang bisa membantu, kami bisa sharing dan menambah teman,” ucapnya.

Sementara itu Ayu Febriana, 28, salah satu pengunjung mengaku takjub dengan hasil karya yang dipamerkan. Menurutnya, karaya yang ada mempunyai nilai seni yang tinggi. “Semua hasil karyanya bercita rasa seni tinggi, warna dan komposisinya pun sangat apik,” katanya. (den/ton)