MAGELANG– Enam koperasi simpan pinjam (KSP) di Pulau Jawa berjejaring untuk memudahkan anggotanya bertransaksi. Salah satunya, dengan menyiapkan sistem anjungan tunai mandiri (ATM).
Keenam koperasi itu adalah KSP Intidana, Arta Prima, Talenta, Sarana Bakti, Roda Mas, dan Gradiska. Sejauh ini, baru KSP Intidana yang memulai layanan itu. “Ke depan, ada lima koperasi lain yang akan berjejaring dengan kita untuk membuat ATM,” kata dia.
Saat ini, layanan ATM Intidana sudah dapat diakses di 35 kantor cabang KSP Intidana. “Tersebar di seluruh Pulau Jawa,” kata  General Manajer KSP Intidana, Handoko dalam acara  Intidana 13th Anniversary The Journey of Glory yang berlangsung di  Grand Artos Aerowisata Convention & Hotel Magelang, kemarin (24/5) malam lalu.
Handoko mengatakan, layanan itu juga bisa dipakai di jaringan ATM berlogo Alto. Seperti Bank CIMB, Bukopin, BII, BNI, Sinarmas  dan lainnya. “Layanan ini diberikan KSP Intidana dalam rangka memperbaiki sistem pelayanan untuk mempermudah anggota dalam melakukan transaksi. Yakni infrastruktur, sarana dan prasarana serta sistem jaringan dan informasi,” kata dia.     
Dikatakan, hingga saat ini aset koperasi simpan pinjam yang dipimpinnya tersebut sebesar Rp 700 miliar dan pada tahun 2014 ini pihaknya menargetkan  pencapaian  asetnya sebesar Rp 850 miliar.
Handoko menjelaskan, KSP Intidana yang saat ini mempunyai 110 ribu nasabah di seluruh Pulau Jawa, merupakan koperasi pertama di Indonesia yang mendapatkan nomor identifikasi penerbit kartu, issuer identification number (IIN) dari American
Bankers Association (ABA) dengan nomor identifikasi 637573.
“Ini merupakan sebuah prestasi dari KSP Intidana dan catatan  yang sangat berarti dan bersejarah bagi keberlangsungan dan perkembangan koperasi di Indonesia,” katanya. (vie/lis)