MAGELANG– Rumah Sakti Umum Daerah (RSUD) Kota Magelang mulai melakukan langkah antisipasi perawatan pasien Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV). Salah satunya, menyiapkan ruangan khusus.
Direktur Utama RSUD Kota Magelang Sri Harso mengatakan, ada dua ruangan yang disediakan untuk menangani pasien. “Dua ruangan itu dulunya telah disiapkan untuk pasien flu burung,” katanya, kemarin.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan tenaga medis khusus. “Karena penanganannya juga perlu kekhususan,” kata dia. Sejauh ini, lanjutnya, belum ada kasus virus tersebut yang dirawat di RSUD. Meski begitu, antisipasi harus terus dilakukan. Sebab, per bulan, banyak jamaah umrah asal Magelang. “Kita berdoa semoga tidak ada,” harapnya.
Persiapan serupa juga dilakukan oleh RSUD Muntilan Kabupaten Magelang. “Kami sudah menyiapkan ruang isolasi khusus di RSUD Muntilan jika ada pasien yang terjangkit virus MERS,” jelas Kepala Dinkes Kabupaten Magelang, Hendarto, kemarin.
Selain menyiapkan ruangan khusus, pihaknya juga telah menyiagakan beberapa dokter. Antisipasi dilakukan, begitu isu virus yang berasal dari Timur Tengah itu merebak.

Dikatakan, pihaknya langsung menentukan sikap dengan memantau para jamaah yang pulang dari ibadah umrah. Selain itu, Dinkes juga mengimbau kepada semua Puskesmas di Kabupaten Magelang untuk ikut memantau bila ada pasien yang terjangkit MERS. “Memang sampai saat ini belum ada laporan terkait pasien yang terjangkit. Namun, kita selalu siaga,” katanya. (vie/lis)