Dewan Usut Proyek Gagal

168

SALATIGA—Kegagalan pembangunan sejumlah proyek besar di Kota Salatiga memang sangat memalukan. Hal itu membuat kalangan dewan penasaran mengenai alasan berhentinya sejumlah pekerjaan. Meski belakangan banyak kabar beredar mengenai penyebab gagalnya sejumlah proyek tersebut.
“Banyak kabar tersiar mengenai kegagalan pembangunan sejumlah proyek. Kami akan memanggil beberapa instansi terkait. Kami akan menanyakan mengapa sejumlah proyek yang telah siap, tidak juga dilelangkan,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Salatiga, Kemat, kepada wartawan, kemarin.
Pihaknya mengaku, tidak akan mencari – cari kesalahan, tetapi jika ada kesalahan maka memang harus diperbaiki. “Misalnya pembangunan gedung Setda. Bagaimana dinas terkait dan Unit Layanan Pelelangan (ULP) tidak melelangkannya? Ada apa?” kata Kemat penuh tanya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kegiatan yang telah direncanakan, para pegawai sudah dipindah, kemudian bangunan dibongkar, namun akhirnya batal dibangun. Itu adalah kondisi nyata salah satu proyek di Kota Salatiga, yakni gedung Setda. Padahal anggaran yang dialokasikan sangat besar untuk ukuran kota kecil ini, yakni sebesar Rp 23 miliar.
Alasan batalnya pembanguna gedung pada tahun ini adalah ketidaksanggupan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kota Salatiga untuk melaksaknakan proyek tersebut pada tahun ini, lantaran waktu efektif tahun anggaran 2014 tinggal tujuh bulan. (sas/aro)

Tinggalkan Komentar: