SOLO – Dua tim basket SMA Regina Pacis (Regpac) Solo berhasil menjuarai Honda DBL Central Java Series-South Region di Sritex Arena (21/5). Persiapan matang langsung dirancang tim ini, guna menghadapi final party Honda DBL Central Java Series di Sritex Arena Sabtu (24/5) sore nanti.
Dua tim yang musim lalu mengalahkan mereka, yakni SMA Theresiana akan kembali jadi lawan di partai puncak. Target ganda tentu diusung oleh Daniel Evan cs dipertandingan kali ini. Ingin melakukan revans, dan tentu saja ingin mencatatkan diri sebagai tim juara Central Java series pertama yang berhasil mengalahkan champion Central Java Series-North Region.
Dari empat edisi yang sudah terjadi, semua jawara-jawara tim dari South Region selalu gagal jadi menang di partai puncak. Mulai dari tim putra SMAN 3 Solo, tim putra SMA Kalam Kudus Sukoharjo, tim putri SMA Padmawijaya Klaten hingga tim putra dan putri Regpac.
Musim lalu, dua tim Regpac juga kalah, bahkan melawan tim yang kembali akan mereka lawan, yakni SMA Theresiana 1. Tim putra Regpac menyerah dengan kekalahan 43-18, sedangkan tim putrid takluk dengan kekalahan 36-22 atas tim Theresiana 1.
Pelatih tim SMA Regina Pacis, Wongso Suseno sangat optimistis. Dirinya mengakui ini peluang dirinya dan tim besutannya untuk membuktikkan diri. “Kita yakin bisa menang, namun permasalahannya kita benar-benar tidak paham permainan mereka seperti apa. Buta kekuatan lawan, tapi saya optimistis anak-ansk bisa bermain fight dan memenangkan pertandingan. Kami ingin memecahkan mitos, mengalahkan wakil North Region untuk kali pertama,” ucap Wongso.
Bermain dikandang sendiri, ditambah dapat dukungan suporter dan public Solo, tentu membuat motivasi timnya bisa makin greng di lapangan. Walau begitu, fokus pada pertandingan. Dan bermain dengan pola yang sudah dirancang tentu jadi modal awal untuk bisa mengimbangi, dan tentunya mematikkan ruang gerap pemain lawan. “Semoga saja kita jadi tim pertama Solo yang bisa mengalahkan Semarang (di DBL),” harapnya. (jpnn/bas/smu)