Dorong Kompetensi Masyarakat

33

SEMARANG — PT Semen Indonesia (SI) (Persero) Tbk dalam upaya mendorong kompetensi masyarakat, kemarin menggelar pelatihan tukang las dan tukang batu di Kecamatan Gunem dan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. Pelatihan yang bekerja sama dengan Disnakertrans Kabupaten Rembang ini merupakan tahap awal, dan diikuti 40 orang peserta yang terdiri atas remaja-remaja usia produktif mulai 20-30 Mei 2014.
Kepala Biro Bina Lingkungan SI, Slamet Mursidiarso, mengatakan pelatihan ini merupakan program CSR, sehingga diharapkan warga yang berada di wilayah berdekatan dengan rencana pabrik baru SI nantinya menjadi sumber daya manusia yang lebih mempunyai kompetensi dan daya saing tinggi. Jadi diharapkan usai pelatihan para peserta sudah siap pakai bila sewaktu-waktu ada perusahaan yang membutuhkan
Dijelaskan Slamet, CSR SI terdiri atas beberapa program, meliputi Semen Indonesia Cerdas, Semen Indonesia Prima, Semen Indonesia Lestari serta Semen Indonesia Peduli. Untuk pelatihan tukang las dan tukang batu ini masuk dalam program Semen Indonesia Cerdas. Selain itu ada pula program bimbingan belajar, beasiswa dan lainnya.
”Melalui Semen Indonesia Cerdas, perusahaan berupaya bisa menjadikan masyarakat yang lebih mandiri dan bisa membuktikan kemampuannya untuk dapat menjadikan sesuatu menjadi lebih baik,” tambahnya. Bahkan setelah pelatihan ini juga akan diadakan pelatihan Ms Office untuk meningkatkan kemampuan di bidang IT masyarakat.
Selain memberikan pemberdayaan melalui pelatihan, SMI juga mengimplementasikan Semen Indonesia Prima yang memanfaatkan sekam padi yang di-suplay warga untuk digunakan sebagai alternatif fuel. Sedangkan Semen Indonesia Lestari yang bergerak di bidang penghijauan lingkungan dan pascatambang. ”Bertepatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia nanti, SMI akan mendatangkan 10 ribu tanaman mangrove untuk kegiatan penanaman pohon di Rembang,” tambahnya.
Pelatihan ini disambut positif oleh pemerintahan setempat. Camat Gunem, Teguh Gunawarman mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pelatihan ini dan berharap kepada peserta pelatihan bisa menjadi pemuda yang berkarakter supaya tidak mudah tergoyah oleh isu. Pelatihan ini akan mempunyai nilai manfaat bila ada kerja sama dan kesungguhan khususnya bagi yang diberdayakan. Bila setelah pelatihan ini diikuti dengan sungguh-sungguh, kemudian dilanjutkan bekerja dengan sebaik-baiknya, beretika bagus dan tanggung jawab siapa tahu di antara peserta nantinya bisa diterima di SMI. (*/tya/ric/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here