Rokok Cukai Ilegal Mulai Langka

135

WONOSOBO –  Untuk menekan peredaran rokok cukai ilegal, tim monitoring pita cukai ilegal Kabupaten Wonosobo melakukan pemantauan di sejumlah pedagang rokok di tiga kecamatan. Hasilnya, peredaran rokok cukai illegal mulai sepi di pasaran.
Dalam melakukan pemantauan, tim monitoring yang terdiri Satpol PP, polres,  kodim, Kesbangpolinmas, Bagian Hukum dan Humas Setda, berjumlah 17 orang, mengadakan operasi cukai ilegal, di pasar Kecamatan Kertek, Kepil dan Kaliwiro, selama dua hari (21-22/5).
Sebanyak 17 orang, yang dibagi menjadi beberapa tim, mengunjungi toko, kios-kios kecil dan warung di pinggir jalan, di Kecamatan kertek, Kepil dan Kaliwiro. Dari 55 toko dan warung yang disambangi, tidak ditemukan rokok tanpa cukai maupun rokok yang bercukai ilegal. Dan dari beberapa toko ditemukan rokok produksi maupun yang berpita cukai tahun kedaluwarsa, dan dibeli oleh petugas sebagai barang bukti untuk dimusnahkan.
Menurut koordinator operasi, Kasi Operasi Satpol PP Kabupaten Wonosobo, Yuwono, tim monitoring,  selain memantau cukail ilegal, juga memberikan pengarahan kepada toko dan warung, untuk tidak menerima dan menjual rokok tanpa cukai maupun rokok dengan cukai ilegal, karena itu melanggar undang-undang tentang cukai.
“Kami memberikan pengarahan, tim juga mendata para pemilik toko dan warung, sebagai hasil dari monitoring. Dan dari hasil pantauan tim monitoring, sudah banyak para pemilik toko dan warung yang sadar untuk tidak menjual rokok tanpa cukai maupun dengan cukai ilegal,” ujarnya.
Dijelaskan, sebagai ajakan, tim juga menempelkan stiker imbauan di toko dan warung, yang berisikan tentang, larangan menawarkan atau menjual rokok polos atau rokok tanpa dilabeli pita cukai. Karena melanggar pasal 54 UU No 39 Tahun 2007 tentang Cukai, dengan penjara 1 sampai dengan 5 tahun dan, atau pidana denda 2 sampai dengan 10 kali nilai cukai. (ali/lis)

Tinggalkan Komentar: