Bupati Main Ketoprak, Warga Keluhkan Jalan Rusak

BATANG—Bupati Batang Yoyok riyo Sudibyo main ketoprak humor dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kabupaten Batang di halaman pendopo, Rabu (21/5) malam. Dalam lakon Suminten Edan, Yoyok berperan sebagai Raden Subrata, putra Adipati Bratakusuma dari Kadipaten Trenggalek. Lawan main Yoyok adalah Bupati Tegal Enthus Susmono yang berperan sebagai Warok Saiman, ayah dari Suminten. Lakon ini bercerita tentang gagalnya pernikahan Suminten dan Raden Subrata.
Yoyok mengatakan, ketoprak merupakan salah satu hiburan bagi masyarakat Kabupaten Batang. Pentas ketoprak humor ini juga bisa mengenalkan generasi muda pada seni budaya Jawa. “Acara semacam ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan seni budaya Jawa yang adiluhung ini, juga sebagai sarana nguri–uri kebudayaan Jawa agar masyarakat mencintai budayanya sendiri,” kata Yoyok. Pentas ini berhasil menghibur warga yang memadati halaman pendopo.
Meski demikian, ada warga yang menilai bupati lebih senang menjalani hobinya main ketoprak dibanding melihat secara langsung kondisi warganya. Beberapa hari sebelumnya, Yoyok juga main ketoprak di Jogjakarta.
Supandi, 47, warga Desa Depok, Kecamatan Kandeman yang datang menonton ketoprak humor menilai selama ini bupati jarang terjun ke masyarakat untuk melihat kondisi yang sebenarnya. ”Kami warga Desa Depok sampai menyandera truk dump karena jalan desa kami rusak. Namun aksi demo kami, hingga kini belum direspon Bupati, itu karena Bupati tidak pernah terjun ke desa kami,” ungkap Supandi di sela menonton ketoprak humor.
Supandi juga mengatakan, daripada dana digunakan untuk acara seperti ketoprak humor dan mendatangkan raja-raja nusantara, lebih baik digunakan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak. ”Bupati Yoyok kurang peka dengan keadaan masyarakat. Acara seperti ini bagus, kalau kondisi rakyatnya sudah makmur, dan infrastruktur jalan sudah baik,” tandas Supandi. (thd/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here