Tabrak Bus, Seruduk Warung Soto

16

MUNGKID– Perilaku pengemudi mikrobus yang kerap berhenti mendadak dan truk pasir tanpa muatan yang ugal-ugalaan berakhir dengan kecelakaan, kemarin. Kedua jenis kendaraan besar itu terlibat tabrakan di Jalan Raya Magelang- Jogjakarta, tepatnya di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.
Akibat benturan keras dua kendaraan itu, sebuah warung soto di pinggir jalan ikut menjadi korban. Tiga penumpang mikrobus juga mengalami luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Muntilan.     
Menurut keterangan pemilik warung Soto, Sularno, kecelakaan bermula saat mikrobus nopol AA 1407 GB yang dikemudikan Giyat, 40, warga Magelang berhenti mendadak untuk menurunkan. Dari belakang, truk pasir nopol H 1944 AA  dikemudikan Ahmad Eko Susilo, 30, warga Tanubayan, Kabupaten Demak, melaju dengan kecepatan tinggi. Jarak yang terlalu dekat membuat truk tak bisa dikendalikan.     
Akibat kecelakaan karambol itu, warung Soto miliknya rusak dan hancur. Tiga orang penumpang bus mengalami luka-luka langsung dibawa ke RSUD.
Seorang pembeli soto juga nyaris jadi korban. “Beruntung dia bisa menghindar dan hanya luka kecil,” kata dia.     
Hanya sepeda motor nopol AB 2688 CS milik pembeli soto juga ikut tertabrak. “Saya ya minta ganti rugilah,” harap dia.       
Dampak kecelakaan karambol tersebut, membuat arus lalu lintas utama Magelang – Jogjakarta maupun sebaliknya sempat tersendat. Petugas Satlantas Polres Magelang, langsung melakukan pengamanan untuk menertibkan jalur.
Sopir truk pasir, Ahmad Eko Susilo mengaku, kecelakaan terjadi begitu cepat. Dia kaget saat bus di depannya berhenti secara mendadak.       
“Sebenarnya saya sudah berusaha untuk membelokkan setir ke arah kanan, tapi sudah terlambat. Akhirnya kabin bagian kiri truk penyok,” ujarnya. (vie/lis)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here