Pengisian Jabatan, Setelah Pilpres

TEMANGGUNG–Bupati Temanggung, Bambang Sukarno menjanjikan puluhan jabatan yang kosong, khususnya jabatan eselon akan segera diisi setelah pemilihan presiden, 9 Juli mendatang. Sebelumnya, bupati juga menjanjikan akan mengisi kekosongan tersebut setelah Pileg 9 April lalu. DPRD Temanggung mendesak agar Pemkab segera mengisi jabatan kosong tersebut mengingat jabatan yang kosong merupakan posisi vital.
“Nanti setelah pilpres kita isi jabatan yang kosong. Sekarang masih kita petakan dulu. Kami masih memperhitungkan pejabat yang tepat mengisi jabatan yang ditinggalkan,” kata Bupati Bambang Sukarno.
Sebelum pileg lalu, Bambang juga menjanjikan akan mengisi kekosongan setelah pileg, namun hingga kini jabatan tersebut masih kosong dan dijanjikan ditempati pejabat baru setelah pilpres. Kondisi tersebut membuat DPRD Temanggung memberikan statemen khusus.
Anggota Fraksi PKB DPRD Temanggung, Umi Tsuwaibah mengatakan, kekosongan pejabat merupakan hal yang harus segera diisi. Sebab kekosongan dapat memperlambat kinerja para SKPD kaitannya dengan pelayanan masyarakat dan kegiatan lainnya. “Kekosongan pejabat telah terjadi sekitar satu tahun,” katanya.
Menurutnya, apabila hanya beberapa SKPD yang mengalami kekosongan adalah hal yang masih di maklumi, namun di Temanggung kekosongan tersebut terjadi dalam jumlah besar SKPD dan dalam jangka waktu yang cukup lama. “Kita sudah berikan masukkan sejak tahun lalu,” katanya.
Pihaknya khawatir, kinerja pemerintah kaitannya dengan pelayanan masyarakat, baik langsung ataupun tidak langsung terganggu dengan kekosongan tersebut. Menurutnya harus segera dilakukan pengisian pejabat. “Mohon untuk diperhatikan agar segera dilengkapi,” tambahnya.
Hingga akhir tahun kemarin, tercatat jabatan eselon yang kosong di Pemkab Temanggung ada 50. Dan lima di antaranya adalah eselon dua yang merupakan kepala dinas dan asisten sekda serta staf ahli bupati. Pada tahun 2013, jumlah pejabat struktural yang pensiun 48 orang, fungsional guru 147 orang, fungsional lainnya  13 orang, dan umum 87 orang dengan total 295 orang. Sedangkan pada 2014, jumlah pegawai yang pensiun 334 dengan perincian sebanyak 75 pejabat struktural, fungsional guru 158 orang, fungsional lainnya 21 orang dan pegawai umum 80 orang. (zah/lis)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here