Kolam Renang Mangli Ditutup

11

WONOSOBO – Kolam renang wisata Mangli di Kelurahan Kejiwan, Wonosobo akan ditutup selama satu pekan. Hal ini menyusul bencana pohon beringin tua yang tumbang karena dihajar angin puting beliung Selasa (20/5) lalu. Kemarin (21/5) kondisi pintu masuk ke kolam renang masih dipenuhi ranting kayu dan puing-puing bangunan.
Dampak dari bencana angin puting beliuang yang menumbangkan pohon beringin tua, juga membuat bangunan loket wisata dan sejumlah ruangan lain rusak. Kerusakan dominan pada bagian atap serta dinding roboh. Sementara itu, kolam renang tidak terkena dampak, hanya dipenuhi dedaunan dan ranting pohon.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sigit Sukarsana mengatakan, dampak dari bencana beringin tumbang, bangunan loket yang terdiri dari tiga ruang rusak parah pada bagian atapnya. Semua genting dan kayu penyangga ikut ambrol.
“Sebagian dinding juga ada yang rusak, terutama yang sebelah timur,”katanya.
Dijelaskan, dengan kejadian ini, sementara kolam renang akan ditutup selama satu pekan. Karena pohon beringin cukup besar dan proses pemotongan cukup lama. Selain itu, untuk keamanan pohon beringin yang berada di sebelah barat yang tumbang, juga akan dipotong.
“Pohon yang satunya akan kami potong, karena sudah tua usianya lebih dari seratus tahun,” paparnya.
Dalam satu pekan ke depan, kata Sigit, diharapkan proses pembersihan sudah selesai. Selain  itu, untuk atap loket sementara akan dibangun menggunakan seng, sembari menunggu pengusulan anggaran untuk pembangunan baru dari Pemkab Wonosobo.
“Untuk sementara pakai seng, dinding yang runtuh kita benahi dulu agar pelayanan wisata bisa segera beroperasi kembali,” paparnya.
Terpisah Bupati Wonosobo Kholiq Arif mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pohon tua di semua wilayah Wonosobo, terutama yang berada di tepi jalan, alun-alun dan wilayah publik lainnya.
“Hari ini (kemarin) kami minta untuk segera merapikan ranting-ranting pohon yang sudah tua,” imbuhnya.
Kholiq juga meminta kepada warga Wonosobo secara umum, untuk waspada memasuki musim angin. Karena Wonosobo merupakan salah satu wilayah yang rawan terhadap puting beliung. (ali/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here