SMA/SMK Lulus 100 Persen

JEPARA–Tingkat kelulusan siswa sekolah menengah atas (SMA) sederajat di Kota Ukir tahun ini bisa dikatakan memuaskan. Sebab dari 10.621 nama siswa yang tercantum sebagai peserta ujian nasional (Unas), hanya ada lima nama yang dinyatakan tak lulus. Lima siswa tersebut semuanya berasal dari siswa Madrasah Aliyah (MA).
Hal ini disampaikan Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara, Moh Zahid kemarin. Zahid mengatakan, tahun ini di Kabupaten Jepara siswa peserta Unas mencapai 6.420 nama. Jumlah tersebut berasal dari 80 sekolah SMA, MA, dan SMA LB yang ada di Kabupaten Jepara. Sedangkan jumlah peserta Unas siswa SMK dan MA Kejuruan mencapai 4.201 siswa dari 32 sekolah. ”Semuanya lulus, kecuali lima siswa dari MA,” katanya.
Lima siswa dari MA ini sendiri, dikatakan Zahid, tak lulus karena belum memenuhi kriteria dari apa yang telah ditetapkan. ”Kesemuanya mengikuti Unas, tapi tak lolos,” jelasnya.
Lebih lanjut Zahid menyatakan bahwa pengumuman kelulusan siswa tersebut diserahkan pihaknya kepada para kepala sekolah dan madrasah di aula lantai II Disdikpora Senin (19/5) malam. Pengumuman kepada siswa dilaksanakan serentak, siang kemarin.
Kelulusan peserta didik SMA sederajat tahun ini, lanjutnya, ditetapkan berdasarkan perolehan nilai akhir. Nilai akhir itu gabungan dari 60 persen nilai unas dan 40 persen nilai ujian sekolah/madrasah. ”Peserta didik SMA/SMK/MA/MAK dinyatakan lulus unas apabila nilai rata-rata nilai akhir paling rendah 5,5 dan nilai mata pelajaran paling rendah 4,” ungkapnya.
Terkait hasil ini, Zahid menyatakan, pihaknya mengimbau kepada kepala sekolah dan kepala madrasah agar dapat mengarahkan siswanya dengan baik. ”Harus diterima dengan baik bagi semua, baik yang lulus maupun tidak,” ujarnya.
Sementara itu, tingkat kelulusan unas di tingkat yang sama di Jawa Tengah tahun ini mencapai 99,52 persen. Dari total peserta unas SMA/MA yang berjumlah 1.632.757 siswa, sebanyak 7.811 (0,48 persen) dinyatakan tidak lulus unas. (emy/zen/ida)