Janjikan Dinikahi, Siswi SMP Dinodai

40

BARUSARI — Niat Suryo Utomo, 22, warga Tembalang, merajut hubungan asmara dengan sang kekasih justru berakhir di penjara. Sebab, keluarga sang pacar, sebut saja Bunga, 13, tidak terima karena Suryo sudah dua kali mengajak berhubungan badan kekasihnya itu. Modusnya dengan menjanjikan akan menikahi ketika lulus sekolah. Keluarga yang tidak terima, akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Semarang.

Suryo mengaku sudah setahun terakhir menjalin hubungan asmara dengan Bunga. Ia kenal karena korban adalah tetangganya. Dari perkenalan itulah, hubungan mereka kian akrab dan akhirnya berpacaran. ”Sudah setahun ini pacaran, suka sama suka. Saya juga kenal orang tua dia (korban, Red),” kata Suryo.
Pria yang bekerja sebagai tukang cat ini mengaku dua kali berhubungan badan dengan korban selama April. Saat itu, ia sengaja mengajak korban ke rumah kos temannya bernama Iwan di depan pabrik PT Kubota, Banyumanik. Di dalam kamar kos itulah, hubungan layaknya suami istri terjadi dua kali dalam waktu berbeda. ”Saya menjanjikan ingin menikahinya. Jadi kami melakukannya atas dasar suka sama suka, tidak ada unsur paksaan,” kilahnya.
Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban membaca SMS di handphone sang anak. Saat itu, orang tua korban kaget mendapati SMS yang intinya pelaku mengajak korban membuat ”adik”. Dari situlah, ditelusuri dan akhirnya diketahui jika korban dua kali berhubungan badan dengan pelaku.
”Sebenarnya saya sudah berjanji menikahi dia (korban, Red). Sudah dimediasi RT/RW, tapi keluarganya menolak,” katanya.

Suryo mengakui jika perbuatannya salah, karena korban masih di bawah umur. Tapi, ia tetap bersikukuh jika perbuatannya dilakukan atas dasar suka sama suka. Ia menegaskan, tidak pernah memaksa Bunga. ”Saya sudah berjanji akan menikahinya setelah lulus SMA. Tidak tahunya malah begini (dilaporkan polisi, Red),” ucapnya.
Keluarga korban yang tidak terima, akhirnya melaporkan kasus itu ke Polrestabes Semarang. Tersangka pun dengan mudah diamankan untuk dimintai keterangan.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan, tersangka ditangkap karena melakukan hubungan badan dengan anak di bawah umur. ”Tersangka sudah dua kali mengajak korban berhubungan badan. Padahal korban masih di bawah umur,” katanya.
Keluarga korban, Darsono, 60, mengaku nekat membawa kasus tersebut ke jalur hukum, karena keponakannya masih di bawah umur. Ia mengaku bertanggung jawab, karena ayah korban sudah meninggal dunia. ”Saya tidak terima, ini sudah keterlaluan,” ujarnya.

Djihartono mengimbau agar orang tua mengawasi pergaulan anak-anak. Jangan sampai terjebak ke pergaulan bebas. Hingga kemarin, pelaku masih diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Semarang. Suryo akan dijerat Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (fth/aro/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here