Yovie Angkat Batik Kudus

24

KUDUS–Kabupaten Kudus menyimpan keanekaragaman budaya yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Selain kuliner yang ditonjolkan di level nasional maupun internasional, Kota Kretek juga memiliki budaya kearifan lokal berupa batik.
Hal itulah yang mendorong Yovie Widiyanto, salah satu pencipta lagu dan musisi yang konsen dengan kebudayaan dan kearifan lokal, menyambangi Kudus. Dia ingin membuka mata masyarakat agar mengenal batik Kudus.
Yovie mengungkapkan, kualitas budaya lampau itu lebih berkarakter dan lebih baik jika dibandingkan dengan budaya yang ada sekarang. “Dibandingkan dengan budaya pop sekarang, budaya lampau itu lebih baik jika diperhatikan secara seksama,” ungkap laki-laki yang menciptakan lagu penjaga hati ini.
Selain itu, Yovie menjelaskan, budaya kearifan lokal di Indonesia itu harus dikembangkan dan dikenalkan kepada generasi muda. Sebagai contoh, ini salah satu bentuk kebudayaan yang luar biasa. Batik Kudus ini belum banyak yang mengenal dan bisa jadi salah satu simbol. “Bangsa yang menghargai kebudayaan pasti menjunjung tingkat intelektualitas,” tegasnya.
Dia datang ke workshop Galeri Batik Kudus yang telah berdiri sejak 2011 yang diprakarasai oleh Bakti Budaya Djarum Foundation. Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian mengungkapkan bahwa adanya workshop ini berangkat dari keprihatinan batik Kudus yang hampir punah. Selain itu, batik Kudus kurang begitu populer di kalangan masyarakat. “Ini salah satu wujud untuk melestarikan dan mengenalkan batik tulis Kudus kepada masyarakat,” ungkapnya saat workshop Galeri Batik Kudus kemarin.
Dia mengungkapkan, sekarang ada sekitar 12 pembatik yang dibina dan dilatih di workshop tersebut. Mereka dari kalangan remaja hingga ibu rumah tangga. “Mereka kami bina dengan harapan dapat menciptakan produk agar menjadi salah satu oleh-oleh khas Kudus ke depannya,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, dengan kebudayaan lokal yang ada, menunjukkan bahwa Kudus sangat kaya. “Ini harus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi penerus bangsa,” ungkapnya. (ham/ris/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here