Izinnya Studio Musik, Dibuat Karaoke

17

DEMAK-Banyak masyarakat yang mengeluhkan keberadaan karaoke yang menjamur di wilayah Demak. Meski demikian, pihak Satpol PP Pemkab Demak angkat tangan, lantaran tidak bisa melakukan penertiban. Terbentur tidak adanya Peraturan Daerah (Perda).
Padahal dalam catatan Satpol PP, ada sekitar 15 karaoke yang tersebar di berbagai tempat, termasuk di kawasan Jalan Lingkar Selatan Kota Demak. Tragisnya, karaoke-karaoke tersebut didirikan dengan izin studio musik.
Kepala Satpol PP Pemkab Demak, Yulianto mengatakan, pihaknya juga merasa ada yang janggal dengan banyaknya karaoke tersebut. Sebab, saat ada keluhan warga, karaoke yang dimaksud tidak bisa ditertibkan.
“Kami juga heran. Mestinya dicabut izinnya. Sebab, izin mereka semula itu studio musik, tapi ternyata dibuat karaoke,” katanya.  
Yulianto menambahkan, untuk mengatasi menjamurnya karaoke ini, memang dibutuhkan Peraturan Daerah (Perda) khusus tentang karaoke. Dengan begitu, bila ada permasalahan yang timbul bisa langsung ditindak. Selain soal karaoke, Satpol PP juga sulit menangani masalah makin banyaknya warung liar di jalan lingkar. Penertiban warung liar itu sebelumnya telah dilakukan. Namun, kini marak lagi.
“Kami juga kesulitan menindak lantaran bangunan warung berada di luar bahu jalan. Mereka telah menyiasati seperti itu, agar tidak dibongkar lagi. Seharusnya, instansi terkait lebih tegas. Sebab, meski bangunan di luar bahu jalan, tapi truk-truk besar yang parkir di tepi jalan raya juga berpotensi merusak tepian jalan,” jelasnya. (hib/ida)   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here