KENDAL—Tiga bayi kembar anak dari pasangan Sri Utami, 32, dan Teguh Utomo, 32, sampai saat ini masih menjalani perawatan khusus di RSUD Dr H Soewondo Kendal. Kondisi kesehatan ketiga bayi laki-laki kembar tiga tersebut belum membaik dan masih harus berada di ruang inkubator.
Tiga bayi kembar tersebut adalah Lukman Risqi Hakim, Bisri Rizqi Aditya dan Kholil Rizkqi Praditya. Sebelumnya Bisri Rizqi Aditya kondisinya sudah membaik dan berat badannya naik. Bahkan Bisri sudah keluar dari ruang perawatan inkubator. Namun, karena kondisinya menurun, Bisri dikembalikan ke dalam inkubator. Sementara dua saudara kembar lainnya sejak dilahirkan Senin (5/5) lalu hingga kemarin masih berada di dalam inkubator.
Kepala Ruang Peristi RSUD Dr H Soewondo, Mursianah mengatakan bahwa ketiga bayi itu kondisinya sehat. Tapi harus menjalani perawatan intensif di dalam inkubator. “Bayi yang lahir kedua pernah dicoba diletakkan di bok supaya beradaptasi dengan suhu ruangan, tetapi mengalami hipotermi yakni suhu bagian tubuh di bawah 36 derajat celcius,” ujarnya, Senin (19/5) kemarin.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya terpaksa memasukkan kembali tiga bayi tersebut ke dalam inkubator untuk menjaga keselamatan dan kesehatan bayi tersebut. “Waktu kami coba satu hari, namun bayi mengalami hipotermi. Sehingga dokter menginstruksikan bayi dikembalikan ke inkubator,” katanya menegaskan.
Tiga bayi yang kini sudah 14 hari itu, imbuhnya, berat badannya masih jauh dari normal. Bahkan berat badannya terus mengalami penurunan.
Lukman Risqi Hakim yang lahir pertama dengan berat 1,53 kg, sekarang beratnya 1,35 kg. Sedangkan Bisri, yang lahir kedua sebelumnya 1,62 kg turun menjadi menjadi 1,34 kg. Terakhir Kholil yang lahir terakhir dari 1,47 kg turun 1,11 kg. “Tiga bayi tersebut memang lahir prematur, artinya berat badan kurang dari minimal bayi lahir yakni 2 kilogram. Sehingga berat mereka mengalami penurunan. Bahkan setiap hari, kami harus selalu menimbang bayi untuk mengetahui kondisi ketiga bayi sebagai bahan evaluasi bagi dokter yang menanganinya,” tambahnya.
Mursianah menyatakan, tiga bayi tersebut setiap hari meminum ASI dari sang ibu. ASI tersebut diminumkan ketiga anak memakai pipet. Sementara kondisi sang ibu, yakni Sri Utami, kondisinya juga sakit dan harus menjalani perawatan di ruang Flamboyan. Jadi setiap hari Teguh Utomo mengirimkan ASI istrinya untuk diminumkan kepada ketiga anaknya.
Dia mengaku tidak bisa memastikan kapan ketiga bayi kembar itu diizinkan pulang. ”Berat badannya masih terlalu kecil. Bayi itu saat ini harus terus berada di ruang inkubator. Saya belum tahu kapan bayi itu diizinkan pulang,” terang dia di dampingi Humas RSUD Endang Setyorini.
Kepala Bagian Humas RSUD Kendal, Endang Setyorini menambahkan, tiga bayi itu ditangani oleh tiga dokter anak yakni dr Rifai, dr Dewi, dan dr Firza. Senada dengan Mursianah, Endang Setyorini mengatakan, belum bisa memastikan kapan bayi boleh diizinkan pulang. “Karena berat badannya belum ideal untuk dibawa pulang atau keluar dari ruang inkubator,” katanya. (bud/ida)