MEJOBO – Kurangnya perhatian dari pemerintah terkait lahan persawahan yang selalu tergenang air, membuat para petani tidak dapat melakukan cocok tanam seperti biasanya. Akibatnya, menghambat lumpuhnya sistem perekonomian para petani.
Hal itu seperti yang terjadi di Desa Kirig, Kecamatan Mejobo. Akibat hujan yang mengguyur Kota Kretek Januari silam, membuat lahan persawahannya tergenang air hingga sekarang ini. Penyebabnya, air tidak bisa mengalir. Para petani pun harus menunggu surut.
Sekretaris kelompok Tani Bangun Mulia Ahmad mengatakan, masalah tersebut timbul karena tidak ada tindakan dari pemerintah untuk melakukan normalisasi sungai. Karena sungai tersebut sudah mengalami pendangkalan.
”Upaya pengerukan sungai harus segera dilakukan, mengingat lahan persawahan tidak dapat ditanami sama sekali. Yang ada hanya tumbuhnya tanaman enceng gondok terlihat di sepanjang area persawahan warga,” paparnya.
Pengerukan sungai terutama di Sungai Juwana dari Kudus hingga Pati. Untuk itu, perlu kerja sama antara Pemkab Kudus dan Pati, untuk membicarakan masalah yang dihadapi petani.(lum/lil/jpnn/ric)