SALATIGA — Ratusan warga nahdliyin menghadiri pengajian akbar, dalam rangka memperingati Isra Miraj di lapangan Dukuh Sawahan, Kecandran, Sidomukti, pada Sabtu (17/5) malam.
Pengajian dilakukan untuk mengembalikan kerukunan warga yang terkotak-kotak pasca-pemilu legislatif lalu.
Ketua panitia pengajian, Fatoni mengatakan, kegiatan tersebut rutin digelar tiap tahun. Tepatnya, dalam rangka memanfaatkan momen Isra Miraj guna membangun kerukunan warga di wilayah Sawahan.
”Harapan kami, dengan adanya pengajian akbar kali ini, kerukunan masyarakat dapat semakin ditingkatkan.”
Pengajian diisi dengan tausiyah oleh KH Muhammad Arja Imroni, Sekretaris PWNU Jawa Tengah. Imroni mengajak jamaah untuk meningkatkan kegiatan keagamaan di masjid-masjid. Arja juga mengingatkan, tahun politik seharusnya tidak mengurangi kerukunan umat dan tidak mengganggu intensitas kegiatan keagamaan.
Arja menambahkan, dewasa ini bangsa Indonesia mengalami kemerosotan moral, utamanya pada generasi muda. Ia mencontohkan sejumlah kasus tindakan asusila yang melibatkan para pelaku dari kalangan remaja.
”Hal itu bisa dicegah dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan keagamaan yang berpusat di masjid. Jangan sampai generasi muda menjadi korban dari era kebebasan yang sedang terjadi di Indonesia.” (sas/isk/ce1)