Soal Sulit, Rata-Rata Unas Turun

57

GAYAMSARI – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menuntaskan scoring (penskoran) hasil ujian nasional (unas) SMA 2014. Hasilnya, rata-rata nasional nilai unas yang dikumpulkan dari sekitar 1,7 juta murid SMA dan sekolah yang sederajat hanya 6,12. Nilai ini lebih jelek daripada tahun lalu yang mencapai 6,35.
Kepala SMA Kesatrian 2 Semarang Supriyono P H menilai, penurunan ini disebabkan tingkat kesulitan soal unas yang meningkat. “Berdasarkan pendapat murid, soal lebih susah. Bobot soal yang tingkat kesulitannya meningkat menjadi 20 persen, sangat menyulitkan siswa,” kata Supriyono, Sabtu (17/5).
Untuk itu, jika terjadi penurunan, lanjut Supriyono, itu suatu yang wajar. “Tingkat kelulusannya belum tahu apakah signifikan. Apakah tingkat kelulusan lebih tinggi atau lebih rendah,” katanya.
Menurutnya, dalam unas tahun ini, mata pelajaran matematika memiliki kesulitan tersendiri, antara lain ada beberapa butir soal yang belum pernah diberikan saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung. ”Bahkan guru juga baru mengetahui ada jenis soal yang seperti itu,” kata Supriyono. Namun begitu, ia tetap berharap tingkat kelulusan tahun ini tidak akan turun.
Senada dengan Supriyono, Kepala SMA Negeri 1 Semarang Kastri Wahyuni juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya tingkat kesulitan soal unas tahun ini memang meningkat. “Menurut laporan dari beberapa murid, tingkat kesulitan soal tahun ini tidak seperti tahun kemarin,” kata Kastri.
Menurutnya, jika terjadi penurunan, merupakan hal yang wajar. Terkait kualitas Lembar Jawab Komputer (LJK) dan kertas soal, Kastri mengatakan jauh lebih baik dari tahun kemarin. “Cetakannya lebih jelas. Kertasnya jauh lebih tebal,” katanya.
Dihubungi terpisah Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Dinas Pendidikan Kota Semarang Sutarto mengatakan, tentang meningkatnya kesulitan dalam soal, Dinas Pendidikan sudah menginformasikan sebelum pelaksanaan unas berlangsung. “Sebelum Unnas, Dinas Pendidikan sudah menginformasikan, bahwa tingkat kesulitan soal Unnas tahun ini akan meningkat menjadi 20 persen dari yang tadinya tingkat kesulitannya hanya 10 persen,” kata Sutarto. (mg1/ton)

Tinggalkan Komentar: