SEMARANG – SMAN 1 (Smansa) Pegandon berhasil mengukir sejarah. Wakil Kendal ini berhasil menembus babak final basket cewek Honda DBL 2014 Central Java Series – North Region 2014 yang digelar di Knights Stadium saat ini.
Tahun 2012 lalu, SMAN 1 Pegandon juga pernah mengikuti DBL, namun kandas di babak awal. Nah, di Honda DBL 2014 Central Java Series – North Region 2014 ini SMAN 1 Pegandon lebih siap. Materi pemain juga cukup mumpuni. Terbukti, kemarin di babak fantastic four, Niken Kusumastiti dkk sukses mengalahkan SMAN 1 Kudus dengan skor sangat meyakinkan, 49-16. Dengan kemenangan ini, SMAN 1 Pegandon melangkah ke final yang akan digelar Selasa (20/5) mendatang.
Kuarter pertama SMAN 1 Pegandon langsung tancap gas dan unggul 18-0. Memasuki kuarter kedua Pegandon semakin sulit dibendung. Prosentase field goal yang tinggi membawa mereka menjauh dengan skor 25-6. Kemudian memimpin 37-9 di kuarter ketiga dan menutup laga dengan kemenangan 49-16.
“Di semi final kami lebih enjoy. Hampir semua pemain bisa bermain sesuai standar mereka. Ya kami bersyukur untuk pertama kalinya bisa menembus final DBL semoga bisa berlanjut di final besok,” kata pelatih SMAN 1 Pegandon, Hasyimi kemarin.
Sepak terjang SMAN 1 Pegandon di Honda DBL musim ini memang cukup fantastis. Konsistensi permainan mereka menjadi kunci sukses untuk bisa menembus Final Party Selasa (20/5) mendatang. “Persiapan tim kami memang cukup matang, sebelum DBL tim ini juga sudah kami matangkan di tujuh turnamen lainnya. Tinggal selangkah lagi kami harap anak-anak tetap konsisten,” lanjut Hasyimi.
Di partai puncak, SMAN 1 Pegandon harus menghadapi juara bertahan tahun lalu, SMA Theresiana 1 Semarang yang kemarin mengalahkan SMAN 4 Semarang dengan skor 54-21.
Dessy Ardianti dkk kemarin tampil tenang meskipun lawan mereka SMAN 4 (Smapa) Semarang tampil di bawah dukungan ratusan suporter fanatik mereka, Superman (Suporter Smapa Mania). Di kuarter pertama, Theresiana langsung menjauh dengan keunggulan 15-7. Kemudian 35-7 di kuarter kedua, 39-16 di kuarter ketiga dan menutup laga petang kemarin dengan kemenangan 54-21. “Kita main rileks menikmati permainan. Hanya yang jadi evaluasi anak-anak msih belum bisa mengatur ritme permainan dan di sisa waktu ini akan coba kami perbaiki,” terang pelatih Theresiana, Arief Djazuli kemarin. (bas/smu)