Sita Rokok Bodong Tak Bercukai

123

DEMAK — Satpol PP bersama aparat gabungan berhasil menyita rokok bodong tak berpita cukai di toko-toko serta pasar tradisional di wilayah Demak.
Tim Yustisi mendatangi pertokoan di Kecamatan Karanganyar, Gajah, Wonosalam, Dempet, Guntur dan Sayung.
Hasilnya, masih banyak ditemukan peredaran rokok yang berpotensi merugikan negara.
Kepala Satpol PP Demak, Yulianto mengatakan, cukai ilegal yang ditempel di produk rokok buatan rumahan tersebut, masih kerap ditemui dijual bebas di toko-toko. Utamanya, di wilayah pedesaan.
Rokok bodong itu dijual murah antara Rp 2 ribu hingga Rp 4 ribu/bungkus. ”Kalau kita lihat sekilas cukainya asli. Tapi setelah diteliti ternyata palsu,” katanya.
Menurut Yuliyanto, rokok yang disita dikumpulkan, lalu diserahkan ke pihak Bea Cukai di Semarang. ”Yang mengambil tindakan selanjutnya adalah Bea Cukai. Kita hanya mencari di lapangan saja,” terang Yulianto.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Penegakan Perda Satpol PP, Lilik Handoyo menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai penyuluhan kepada para pemilik toko yang ketahuan menjual rokok tanpa cukai itu. Namun, hingga kini masih ada yang mengabaikan larangan tersebut. ”Banyak pita cukai yang meragukan.” (hib/isk/ce1)