Semarang Perlu Perda Khusus Parkir

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

PENGAMAT Transportasi dari Unika Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno menilai, pengelolaan parkir yang ideal, harus sesuai Peraturan Pemerintah RI Nomor 79 tahun 2013. Yaitu, tentang jaringan lalu lintas dan angkutan umum.
Dalam salah pasal dijelaskan, antara lain, pengelola parkir harus berbadan hukum; dan tidak boleh dikerjasamakan perorangan.
“Intinya, tidak boleh dikelola oleh kelompok masyarakat atau ormas yang tidak memiliki badan hukum. Sebab, nantinya jika ada kendaraan yang hilang wajib diganti oleh pihak pengelola,” bebernya kepada Radar Semarang.
Dalam pasal tersebut, lanjut Djoko, juga diatur ketentuan penyelenggara parkir di dalam ruang milik jalan. Yaitu, tersedianya lahan parkir yang sesuai standar teknis yang ditentukan. Juga, tersedianya fasilitas parkir. Paling minim, berupa rambu marka, dan media informasi tarif, juga waktu. “Selain itu, harus juga dipastikan prioritas keamanan dan kelancaran lalu lintas.”
Terkait pengelolaan di Kota Semarang, Djoko menilai, masih banyak yang perlu diperbaiki. Sebab, pengelolaan parkir, masih dipegang oleh pihak-pihak yang memiliki kedekatan dengan pemerintah sebagai kompensasi pemenangan pilkada.
“Jika ingin mengelola parkir yang baik, tirulah cara Kota Solo. Di sana, ada Perda khusus tentang parkir dan dijalankan dengan pengawasan yang rutin. jadi tidak sekedar anget-anget tahi pithik,” sentilnya.
Ia mencontohkan, beberapa jalan provinsi dan nasional di Kota Semarang, masih digunakan untuk lahan parkir. Padahal, hal itu dilarang. “Jika ingin pengelolaannya baik, maka harus ditindak dengan tegas bagi siapa saja yang membandel.”
Disinggung pelaksanaan stikerisasi parkir berlangganan, Djoko mengungkap, hal itu pernah direkomendasikan dua tahun lalu.
Namun, faktanya, tidak berhasil dan berujung kegagalan. “Perlu cara lain yang harus ditempuh oleh pemerintah. Dan, hal itu harus benar-benar dilakukan dengan serius.” (fai/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

Random News

Kembangkan Okupansi Tambah 3 Hotel

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dafam Hotel Management genap berusia 8 tahun tepat pada tanggal 7 Juli kemarin. Usia perusahaan yang masih belia dengan perjalanan yang...

Desa Jembrak Serius Tekuni Budidaya Gaharu

UNGARAN – Kepala Desa (Kades) Jembrak, Kecamatan Pabelan, Sunaryo mengajak kepada masyarakat atau kelompok tani di Desa Jembrak dan sekitarnya untuk mengembangkan atau budidaya...

Budidaya Bonsai Berpeluang Datangkan Keuntungan

SEMARANG – Mengembangkan usaha tanaman bonsai mampu membuka peluang pasar yang bisa mendatangkan keuntungan. Sejumlah tanaman bonsai menjadi pusat perhatian pada Semarang Expo Hortikultura...

PN Sita Rumah dan Bangunan

DEMAK - Pengadilan Negeri (PN) Demak, kemarin, melakukan eksekusi rumah dan tanah di Desa Bolo RT 4 RW 1, Kecamatan Demak Kota. Pengosongan dua...

More Articles Like This

- Advertisement -