UNGARAN — Sebanyak 2.174 pengawas, hari ini, diterjunkan untuk mengawasi pelaksanaan ujian sekolah dasar (USD) di Kabupaten Semarang. Ribuan pengawas akan ditempatkan di 1.087 ruang ujian. Sistem pengawasan, menerapkan pola silang satu kecamatan.
Ketua Penyelenggara Ujian Sekolah Kabupaten Semarang, Adi Prasetyo, mengatakan, total jumlah peserta ujian sebanyak 15.723 siswa. Jumlah tersebut, terbagi menjadi SD sebanyak 12.885 siswa, MI 2.705 siswa, SDLB 49 siswa dan peserta ujian Paket A 114 orang.
Ujian dilaksanakan tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (19-21/5).
”Total jumlah peserta ujian SD sebanyak 15.723 siswa. Sampai saat ini belum ada laporan siswa yang izin karena sakit.”
Terkait logistik, sudah didistribusikan hingga tingkat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan di 19 kecamatan. Logistik ditempatkan di ruangan dengan penjagaan superketat dan dikunci ganda.
Khusus distribusi soal di daerah perbatasan yang terpencil, tetap menggunakan jalur utama. Yaitu, di SD Negeri 02 Candirejo, yang berada di Dusun Sapen, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus.
Pembawa soal, harus rela berbasah-basahan menyeberangi Sungai Kedung Potro. Sebab, jalur tersebut lebih hemat waktu dan biaya dibandingkan jalur memutar melalui Demak. ”Penjagaan logistik dilakukan petugas UPTD dan petugas Polsek.”
Adi mengingatkan agar orang tua siswa memantau belajar anak-anaknya. Selain itu, siswa diminta tidak terpengaruh dengan isu beredarnya bocoran kunci jawaban. (tyo/isk/ce1)