WONOSOBO –  Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Wonosobo, akan membangun gedung perkantoran  berlantai 3 di Kampung Ketinggring, Kelurahan Kalianget Kecamatan Wonosobo. Pembangunan di targetkan akan rampung tiga tahun mendatang, berdasar perencanaan menelan anggaran Rp 2,5 miliar.
Proses pembangunan gedung PCNU, secara resmi dimulai kemarin (16/5) ditandai dengan peletakan batu pertama oleh 9 kiai dan ulama Wonosobo serta Bupati Kholiq Arif, dihadiri belasan pengurus PCNU Kabupaten Wonosobo.
Menurut Ketua Tandfiziah PCNU Wonosobo Arifin Siddiq, gedung berlantai 3 tersebut berada di atas tanah dengan luas 1500 meter. Rencananya akan dibangun ruangan perkantoran untuk organisasi badan otonom (banom) serta ruangan pertemuan besar untuk melakukan rapat dan konsolidasi.
“Selain sebagai pusat perkantoran organisasi NU, juga akan dijadikan lokasi usaha,”katanya.
Dikatakan dia, gedung PCNU yang saat ini berada di Jalan Kauman Selatan, dinilai sudah tidak memenuhi syarat lagi untuk dijadikan kantor organisasi massa keagamaan terbesar di Kabupaten Wonosobo itu. Sebab selain ukurannya tidak luas, aspek sosialnya juga tidak mendukung.
“Posisi gedung perkantoran PCNU ada di tengah kota, tidak punya areal parkir yang memadai dan susah dikembangkan. Jadi kita bangun gedung yang baru di pinggir kota yang lebih represntatif. Gedung lama kita poyeksikan sebagai tempat bisnis saja,” bebernya.
Arifin optimistis, karena warga NU di Wonosobo jumlahnya mayoritas dan tidak sedikit  yang menduduki posisi penting baik menjadi pengusaha, kontraktor, pedagang, pejabat pemerintah termasuk  anggota DPRD, maka pembangunan gedung itu, diyakini tidak akan mengalami hambatan yang berarti.
“Ini waktu yang tepat bagi NU untuk memiliki gedung yang baru. Suasana saat ini memungkinkan, dan  akan banyak bermunculan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ucapnya.
Terkait posisi pembangunan yang memilih berada di pinggiran kota Wonosobo, Arifin mengatakan hal itu  tidak menjadi masalah. Dia menilai 15 tahun ke depan, kawasan tersebut akan menjadi tempat yang ramai, apalagi berada di jalur pendidikan.
“Kami berharap adanya partisipasi warga NU dalam berbagai bentuk dukungan, agar pembangunan gedung bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (ali/lis)