Keluhkan Beton Jalan di Depan Vihara

PUDAKPAYUNG — Umat Buddha di Vihara Budhagaya Watugong, Jalan Perintis Kemerdekaan, mengeluhkan akses jalan masuk menuju vihara. Utamanya, dari arah selatan menuju vihara yang tertutup oleh beton jalan. Yang terjadi, selama ini, umat harus memutar menuju Jalan Karanganyar, Banyumanik.
”Kasihan bagi mereka yang menggunakan bus, yang akan masuk ke vihara, terpaksa harus memutar jalan itu,” ungkap Ketua Yayasan Vihara Budhagaya Watugong, Halim Wijaya saat menerima kunjungan Wali Kota Hendrar Prihadi, kemarin.
Di Vihara Budhagaya Watugong, wali kota yang intim disapa Hendi itu juga mengunjungi beberapa tempat lainnya. Salah satunya, Gedung Dhammasala.
Halim meminta beton jalan yang berada tepat di depan vihara dibuka, sehingga bisa menjadi akses masuk dari arah selatan. Sedangkan dari arah utara, bisa langsung masuk, karena tidak masalah.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Hendrar Prihadi berjanji segera berkomunikasi dengan pihak Dishubkominfo Jateng dan pihak vihara.
Terkait beton jalan, kata Hendi, bisa saja dilakukan buka tutup. Artinya, ketika ada perayaan beton jalan bisa dibuka. ”Terpenting, akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Dishubkominfo Jateng, selanjutnya akan dikabari,” katanya. (hid/isk/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here