SEMARANG – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) terus berkomitmen untuk terus memberikan kepuasan dan kenyamanan konsumennya. Meningkatkan kualitas mekanik, adalah salah satu upaya yang dilakukan.
Koordinator Service PT YIMM DDS 3 Semarang, Aryo Utomo mengatakan, dalam hal ini, Yamaha secara rutin menggelar kontes mekanik, mulai dari tingkat regional hingga nasional. Kontes berlabel Yamaha Indonesia Technician Grand Prix (ITGP) itu sebagai ajang kompetisi bagi para teknisi Yamaha untuk menunjukkan kemampuan pengetahuan, teknis, hingga layanan kepada pelanggan. ”Di tingkat nasional, ajang tersebut merupakan tahun ke-12 sejak 2000 atau ke-13 di tingkat regional,” katanya, di sela Kontes Mekanik di Yamaha Flagship Shop Jalan Pemuda Semarang, Rabu (14/5) kemarin.
Menurutnya, Yamaha ingin terus memuaskan pelanggan di layanan purna jual seluruh produk yang telah dipasarkan Yamaha. Kontes itu dilakukan guna meningkatkan kualitas sekaligus motivasi para teknisi agar selalu mampu menjawab kebutuhan pelanggan dalam perbaikan, hingga perawatan sepeda motor mereka. ”Kontes ini diawali melalui tahap penyaringan sebanyak 2.180 tenaga teknisi di Jawa Tengah dan 524 di area Madiun hingga Kediri pada 13 hingga 14 Mei 2014. Dari tahap awal itu, dipilih 100 teknisi yang diikutkan di tahap selanjutnya di tingkat regional,” ungkapnya.
Ditambahkan, nantinya juara 1 akan dikirim menjadi wakil di tingkat nasional. Intinya, melalui kontes tersebut, Yamaha ingin selalu membuat konsumen atau pelanggan memperoleh layanan service yang bermutu dan memuaskan.
Instruktur Education PT YIMM DDS 3 Semarang, Didik Susanto menambahkan, ITGP menjadi ajang pembuktian jika seluruh bengkel resmi Yamaha termasuk di dalamnya yakni para teknisi telah siap menghadapi era teknologi Fuel Injection sesuai slogan Yamaha FI Ready. Tes atau penilaian yang dilakukan di kontes tersebut meliputi tes teori, perawatan berkala, troubleshooting, dan customer reception. ”Semua itu kami menggunakan materi Sistem Fuel Injection. Secara keseluruhan, mereka telah siap dan mampu menyesuaikan diri pada sistem yang kami tuntut. Segala peralatan maupun perlengkapan sudah kami siapkan pula untuk perawatan motor injeksi,” pungkasnya. (aln/jpnn/smu/ce1)