Sudibyo Ketua Asosiasi Futsal

160

SEMARANG – Sudibyo mendapatkan amanat memimpin futsal Jateng dalam empat tahun ke depan. Dia terpilih menjadi Ketua Asosiasi Futsal Jateng 2014-2018 secara aklamasi pada kongres di Muria Hotel Semarang, Kamis (15/5).
Dalam kongres yang diikuti 13 dari 14 klub futsal pemilik suara, Sudibyo menjadi calon tunggal. Karenanya, Ketua sidang, Johar Lin Eng yang juga Ketua Asosiasi PSSI Jateng langsung menetapkan Sudibyo sebagai ketua terpilih.
”Menjadi suatu kebanggaan dapat dipercaya memimpin futsal Jateng. Setelah ini, saya akan mewakili Jateng mengikuti kongres futsal nasional di Jakarta 25 Mei. Dari situ, kami akan tahu AD/ART kepengurusan asosiasi futsal daerah. Seperti yang diketahui, ini adalah kepengursan pertama,” tutur pria 53 tahun itu.
Pembentukan asosiasi futsal daerah yang berada di bawah PSSI daerah sesuai dengan regulasi dari pusat. Surat pemberitahuan baru diterima pada 12 Mei lalu. Padahal sebelum 18 Mei, masing-masing daerah diharuskan sudah memiliki kepengurusan futsal untuk mengikuti kongres di Jakarta.
Pemberitahuan yang mendadak, membuat PSSI Jateng hanya memutuskan 14 klub futsal sebagai pemilik suara. Klasifikasinya, memiliki kepengurusan yang jelas, sering mengikuti kejuaraan, memiliki tempat dan jadwal latihan yang jelas dan punya pembinaan.
14 klub itu adalah Bank Jateng, BJL 2000, Walangkekek, Semarang FC, Nafas FC yang berasal dari Semarang. Hattrick dan SBR FC asal Surakarta, BK FC (Karanganyar), Adamas FC (Sukoharjo), Apollo Print FC (Pekalongan), Scorer FC (Purwokerto), Mustika FC (Blora), Kusuma Sumbing FC (Kebumen) dan Walet Muda FC (Kebumen). Untuk Nafas FC tidak datang dalam kongres.
Sudibyo bukan orang baru dalam olahraga futsal. Sebelumnya, pria berkacamata itu juga menjadi Kabid Pembinaan Usia Muda, Sepak Bola Wanita dan Futsal PSSI Jateng periode 2009-2013. Kemudian Wakil Ketua Badan Futsal Daerah Jateng 2011-2013 mendampingi Dani Sriyanto.
Pada PON Riau XVIII/2012 lalu, dia dipercaya menjadi manajer tim Futsal Jateng. Timnya berhasil lolos pra-PON yang berlangsung di Semarang 2011. Namun hanya meraih peringkat ketujuh saat pelaksanaan pesta olahraga empat tahunan di Riau. ”Selain meningkatkan pembinaan futsal di masing-masing daerah, target kami adalah kembali meloloskan futsal Jateng ke PON Jabar 2016. Kali ini, Jateng harus membawa pulang medali,” pungkasnya kemarin. (bas/smu)