Sediakan TPS Khusus di RSJ dan Bandara

112

RANDUSARI – Berbeda dengan pemilu legislatif (pileg) 9 April lalu, pada pemilu presiden (pilpres) akan ada Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Panti Sosial/Jompo dan Bandara Internasional. Pada pileg lalu, TPS khusus hanya ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) ataupun Rumah Tahanan Negara (Rutan).
Perubahan aturan ini seiring dengan keluarnya Surat Edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) nomor 395/KPU/V/2014 tertanggal 6 Mei 2014 yang dikirimkan dan diterima Ketua KPU/KIP provinsi maupun kabupaten/kota. Surat edaran itu ditandatangani Ketua KPU, Husni Kamil Malik.
Komisioner KPU Jateng Divisi Pemantauan, Pemungutan Penghitungan Suara dan Data Informasi, Ikhwanudin mengatakan, perubahan ini dimaksudkan agar pelayanan di bandara ataupun RS bisa maksimal. ”Jadi DPT (Daftar Pemilih Tetap) berbasis pegawai. Syarat per TPS ini juga pemilih maksimal 800 orang. Nanti teknisnya berjenjang, oleh petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara),” ungkapnya.
Selain pegawai masing-masing lokasi itu, fasilitas TPS itu juga bisa digunakan penumpang pesawat, pasien ataupun warga penghuni Panti Jompo/Sosial, asalkan memiliki formulir A 5.
Komisioner KPU Jateng Divisi Pemutakhiran Data Pemilih dan Sumber Daya Manusia (SDM), Diana Ariyanti, mengatakan pihaknya saat ini terus berkomunikasi dengan KPU pusat untuk usulan-usulan TPS di tempat lain. ”Seperti TPS agar bisa dibuat di rumah sakit umum, ini baru diusulkan. Karena dalam surat edaran yang kami terima, tidak mengatur itu,” paparnya. (ric/ton/ce1)

Tinggalkan Komentar: