Warga Sembir Terserang DBD

82

SALATIGA—Sejumlah warga Dukuh Sembir, Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Dalam satu pekan, ada tiga warga di RT 02 RW VI, yang harus menjalani rawat inap di rumah sakit karena gigitan nyamuk aedes aegipty.
Dari tiga orang yang terkena DBD itu, satu diantaranya masih dirawat di RSUD Salatiga, atas nama Oki Aan Setyawan, 20. Sedangkan dua orang lainnya itu Ny Titin, 40 dan keponakannya Farhat M Faris, 9, sudah pulang dari perawatan medis di RS. “Istri dan keponakan saya tiga hari dirawat di rumah sakit daerah Salatiga. Dokternya menyatakan positif terkena DBD. Istri saya malah sempat trombositnya hanya 31 ribu,” terang Masal Gurusinga, suami Titin saat ditemui wartawan, kemarin.
Menurut Masal, ketiga warga yang terkena demam berdarah tinggal dalam satu lingkungan dan rumahnya sangat berdekatan. Gejala yang dirasakan penderita, diawali dari panas yang tinggi, pusing dan demam. Sudah diobati namun tidak kunjung sembuh, justru semakin parah. Setelah dibawa ke rumah sakit dan dicek darah, ternyata trombositnya turun drastis karena dinyatakan terkena DBD.
Masal sudah melaporkan kejadian ini pada puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Salatiga, supaya segera turun tangan untuk melakukan fogging agar penyakit tersebut tidak mewabah. “Namun belum ada tanggapan, padahal saat ini warga sangat menunggu,” ujar Masal kepada wartawan kemarin.
Masal lantas mengadukan hal ini kepada Wali Kota Salatiga Yuliyanto, kemudian orang nomor satu di Pemkot Salatiga ini meneruskan ke DKK. “Akhirnya sudah ada dua orang petugas kesehatan dari Puskesmas Sidorejo Lor yang turun ke kampung kami, untuk meminta data-data warga yang terkena DBD, termasuk pengamatan jentik nyamuk,” imbuhnya.
Kepala DKK Salatiga dr Sovie Harjanti belum berhasil dimintai konfirmasinya saat dihubungi melalui telepon pribadinya. (sas/ton)

Tinggalkan Komentar: