Reorganisasi PNS Macet

173

DEMAK-Reorganisasi birokrasi di lingkungan Pemkab Demak, tidak berjalan baik. Hingga saat ini, masih banyak jabatan strategis yang dipegang oleh pelaksana tugas (Plt). Dampaknya, kinerja tidak maksimal dan cenderung melemah.
Banyaknya jabatan Plt, disorot oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Demak. Ketua Fraksi PKS, Amir Darmanto mengatakan, kondisi organisasi birokrasi di Pemkab Demak mengalami kemunduran serius.
Indikasinya, banyak pejabat yang menjadi Plt sehingga dobel jabatan. Artinya, mereka tidak hanya menjabat satu instansi saja. Sebaliknya, rata-rata mereka menjabat dua instansi sekaligus.
“Karena itu, kami mendesak bupati segera mengisi jabatan strategis itu. Sudah beberapa tahun ini banyak instansi dijabat oleh Plt. Ini menunjukkan reorganisasi di pemerintahan tidak berjalan baik,” katanya.
Amir mengklaim, pihaknya sudah menyampaikan masalah tersebut kepada bupati. Namun, sampai sekarang tetap tidak ada perubahan berarti.
Informasi yang dihimpun koran ini, ada sekitar 15 instansi yang dijabat pelaksana tugas (Plt) (selengkapnya lihat grafis, Red).
Bupati Dachirin Said dalam beberapa kesempatan mengakui bahwa reformasi birokrasi masih belum berjalan sesuai harapan. Kendati demikian, pihaknya mengklaim secara bertahap tetap memperbaiki hal tersebut. “Kita jalankan reformasi birokrasi secara bertahap diantaranya melalui diklat dan lainnya,” jelas bupati. (hib/isk)