BATANG- Persibat Batang kembali menuai kemenangan, dengan raihan angka penuh 2-0, ketika melawan PS Maung Bandung. Yaitu, pada laga Kompetisi Divisi I Grup F, di lapangan Serengat Batang.
Sebelumnya, Persibat berhasil menaklukkan PS Uni Bandung. Yang menarik, Bupati Yoyok Rio Sudibyo yang juga bergabung dalam tim, ikut bermain sebagai gelandang depan. Kehadiran Yoyok membuat semangat anak-anak asuhan Lukas Tumbuhan semakin membara.
Bola umpan pendek dan cepat yang jadi permainan khas Persibat, membuat pertahanan Maung Bandung kebobolan pada menit ke-5 babak pertama.
Gol pertama untuk Persibat, tercipta berkat kerja sama yang apik antara Imral Usman (pemain depan) dan Ahmad Mardziana. Ahmad berhasil menyundul bola, hingga membuat Rizal, penjaga gawang Maung Bandung, tak mampu menahan.
Sedangkan gol kedua Persibat, tercipta pada menit ke-22. Tendangan keras Dani Marvelouis Namangge, pemain tengah Persibat, merobek gawang Maung Bandung. Dani memanfaatkan bola umpan pendek dari pemain lini tengah, Rizki Wijayanto.
Hingga paruh waktu permainan, kedudukan 2-0 untuk Persibat tidak berubah. Memasuki babak ke-2, pola permainan PS Maung Bandung tidak lagi menyerang, seperti pola permainan awal. Maung Bandung lebih banyak bertahan, sehingga menyulitkan Persibat untuk menciptakan gol kembali.
Melihat pola permainan yang tidak berkembang, membuat Bupati Yoyok Rio Sudibyo turun ke lapangan. Ia menggantikan Mu’min Aliansyah, yang mengalami cedera ringan.
Mendapat tenaga baru dari Bupati Yoyok yang berposisi sebagai lini tengah, membuat Persibat kembali bersemangat. Sayangnya, beberapa kali peluang emas tak berhasil tercipta dengan mulus.
Pelatih Persibat Lukas Tumbuhan mengatakan, meski permainan anak asuhnya cukup baik, ia tetap memuji pola pertahanan Maung Bandung.
Lukas yakin, jika pola permainan Maung Bandung, tidak diubah seperti awal pertandingan, Persibat bisa meraih 5 poin.
”Pola pertahanan Maung Bandung pada babak kedua cukup bagus, sehingga tim kami sempat kesulitan untuk meraih angka 5 poin.”
Pelatih Maung Bandung, Nana Suprana mengakui, anak asuhnya sudah bermain sangat bagus. Namun, banyak peluang emas yang gagal diciptakan. ”Ini hanya soal waktu dan keberuntungan saja. Saya yakin pemain kami ke depan lebih baik, dari yang ditampilkan saat ini.”
Manajer Persibat Ahmad Dahlan menuturkan, saat ini timnya menjadi pemimpin grup, karena Persibat belum pernah terkalahkan.” (thd/isk)