BARUSARI –Nasib tragis dialami Febry Ardianto, 16, warga Purwosari Perbalan, Semarang Utara. Ia terluka parah setelah dibacok dan dikeroyok oleh enam berandal jalanan. Kejadian apes itu dialami Febry di dekat SPBU Jalan Imam Bonjol Semarang, Rabu (7/5) sekitar pukul 22.30 lalu. Saat itu, ia hendak mengisi bensin. Karena masih memegang rokok, ia menepi untuk mematikan rokok.
Menurut keluarga korban, Sunyoto, 42, saat sedang mematikan rokok itu, tiba-tiba Febry didatangi enam pemuda tak dikenal. Tanpa diduga, seorang pemuda langsung membacok korban hingga mengenai kepalanya. Tak hanya itu, lima pelaku lainnya ikut melakukan pengeroyokan. “Lima rekannya juga ikut mengeroyok. Ada yang membawa senjata tajam, ada juga yang pakai tangan kosong,” ujar Sunyoto.
Akibat menjadi bulan-bulanan berandal jalanan yang sedang mabuk itu, Febry mengalami luka bacok di kepala dan tangannya. Selain itu, ia mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya. Setelah puas menghajar korban, kawanan pelaku kabur begitu saja. “Sekarang Febry masih opname di rumah sakit karena lukanya cukup parah,” katanya.
Dikatakan, saat kejadian Febry dalam perjalanan pulang usai jalan-jalan. Menurut pengakuan Febry, enam pelaku datang dengan mengendarai tiga sepeda motor. Sejauh ini belum diketahui identitas keenam pelaku. Guna penyelidikan, keluarga Febry melaporkan kasus tersebut ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang. Hingga kemarin, kasus penganiayaan ini masih dalam penanganan aparat Reskrim Polrestabes Semarang. (fth/aro)