62 Rumah Rusak, 2 Roboh

149

KAJEN—Sebanyak 62 rumah mengalami rusak berat dan ringan, dan 2 lainnya rata tanah akibat terjangan puting beliung pada Jum’at (9/5) malam lalu.
Rumah-rumah itu berada di Desa Bondansari, Kecamatan Wiradesa, Desa Yosorejo Kecamatan Siwalan, Desa Tengeng Kulon, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan.
Dua rumah mengalami rusak berat hingga roboh, karena tertimpa pohon trembesi. Rumah yang ambruk milik Sopiah, 52, dan Wahyono,54, warga Dukuh Gendogo RT 07 RW 03, Desa Bondansari.
Kencangnya puting beliung, tidak hanya merusak puluhan rumah. Tapi juga merobohkan pagar halaman SD Negeri 2, Tengeng Kulon, yang baru dibangun 2 bulan lalu. Belasan pohon besar juga tumbang.
Menurut Sopiah, 52, sebelum angin kencang datang, turun hujan disertai kilatan petir. Tak lama kemudian, dari arah timur, angin kencang menyambar pohon besar trembesi. Dalam sekejap, pohon itu roboh.
Hal senada disampaikan oleh Wahyono. Rumah warga miskin ini, sekarang tak bisa lagi dihuni. ”Saya berharap ada bantuan dari Pemkab, agar rumah kami bisa kembali ditempati.”
Kades Bondansari Was’ud membenarkan di Desa Bondansari, ada 12 rumah milik warga yang diterjang angin kencang.
”Kami berharap Pemkab memberikan bantuan berupa makanan dan kebutuhan sehari-hari, kepada 12 KK yang jadi korban.”
Was’ud juga meminta Pemkab mengirimkan bahan material bangunan agar warga bisa kembali membangun rumahnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko mencatat, total ada 62 bangunan rumah yang rusak, 2 roboh , dan satu gedung sekolah rusak.
Rinciannya, 36 rumah dan satu SD di Desa Tengengkulon, Kecamatan Sragi. Juga 7 rumah di Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, dan 12 rumah di Desa Bondansari, Kecamatan Wiradesa, Sedangkan 2 roboh di Desa Bondansari dan Tengengkulon. “Selain itu, puluhan pohon juga tumbang.” (thd/isk)