KENDAL—Maraknya pemberitaan bahaya virus MERS di Arab, tak mempengaruhi jamaah umrah asal Kendal. Meski begitu, biro umrah meningkatkan kewaspadaan, dengan memberikan arahan dan tambahan masker kepada para jamaah yang diberangkatkan.
Perwakilan Biro Umrah Hajar Aswad di Kendal, Wahyudi mengatakan, merebaknya virus MERS tidak membuat calon jamaah umrah berkurang.
Pendaftar jamaah umrah relatif stabil tiap bulan. “Tidak berpengaruh negatif bagi calon jamaah umrah. Artinya, pendaftar umroh di biro kami masih stabil,” ujarnya, kemarin.
April lalu, Hajar Aswad telah memberangkatkan umrah enam orang dari Kabupaten Kendal. Nah, bulan ini, jamaah umrah yang berangkat pada 10 Mei, tidak ada yang dari Kabupaten Kendal. “Dari Kendal memang tidak ada, tapi dari kabupaten lain masih ada, jadi penyebabnya menurut kami bukan karena MERS.”
Customer Service dan Marketing Biro Umrah Hajar Aswad, Widya menambahkan, pihaknya telah memberikan arahan tambahan terkait MERS. “Selain itu, jamaah kami bekali dengan memberikan masker kepada para calon jamaah umrah.”
Widya mengklaim, dari pihak jamaah, tak ada kekhawatiran berlebihan. Sebab, berdasarkan informasi dari biro di Arab Saudi, virus MERS masih berkisar di wilayah pinggiran dan kumuh.
Sementara itu, dari Demak dilaporkan bahwa Dinas Kesehatan setempat juga meminta jamaah umrah mewaspadai virus MERS dari Arab Saudi.
Apalagi, banyak masyarakat Kota Wali yang menjalankan umrah. Mereka yang hendak umrah juga disarankan agar meminta vaksin influenza serta vaksin meningitis dari petugas kesehatan, termasuk di klinik.
Humas Dinas Kesehatan Demak, Sukardjo SKM MKes mengatakan, virus MERS menyerang saluran pernafasan, tenggorokan, paru-paru maupun bronkus penderita. Karena itu, bila seseorang telah terjangkiti virus tersebut bisa mati mendadak lantaran gagal bernafas. “Di wilayah Demak sejauh ini masih aman. Meski demikian, kita harus tetap waspada. Dinkes sudah memberikan informasi pada rumah sakit maupun Puskesmas supaya lebih tanggap jika ada pasien yang mengalami gejala-gejala akibat tertularnya  virus MERS ini.” (bud/hib/isk)