KARANGREJO—Gaung Piala Dunia 2014 di Brasil telah tersebar di mana-mana. Bahkan di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) juga dilombakan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI). Jumat (9/5), robot pesepakbola dari 24 perguruan tinggi se-Jateng-DIY berlatih menendang penalti di Lapangan Futsal GOR Jatidiri Semarang. Kontes sesungguhnya akan berlangsung Sabtu (10/5) ini.
Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan menampilkan Robot Cyclops dalam KRSBI. “Robotik kami sistem kerjanya menggunakan alat sensor warna. Bola tenis warna oranye ini bisa mempengaruhi gerak robot yang kami gunakan lewat komputer, inilah keunikannya,” jelas Supriyatno, tim robotik Unnes. Mereka butuh waktu 2 bulan untuk mendesain dan membuat Cyclops.
Berbeda dengan robot milik mahasiswa STIMIK Amikom Yogyakarta. Robot yang ditampilkan bisa bergoyang dan menari. “Kalau kami ikut di Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI). Jadi robot kami diberi baju adat Bali dan mereka nantinya bisa berjoget,” jelas Mulyadi, tim robotik asal STIMIK Amikom. (gus/jpnn/ton)