Lawan Persis Sore Ini

TEMANGGUNG–Melawan ‘muridnya’, arsitek Persitema Temanggung, Sri Widadi, menarget menang dalam laga kandang terakhir putaran pertama Divisi Utama PT Liga Indonesia menjamu Persis Solo di Stadion Bhumi Phala Temanggung, Sabtu (10/5) sore ini. Mantan anak asuh Sri Widadi, Widyantoro yang kini menjadi pelatih di Persis Solo, akan bertemu muka dan keduanya saling menarget kemenangan.
Seolah menjadi ajang ‘reuni’ Persis Solo, pertandingan Sri ‘Dadit’ Widadi versus Widyantoro akan menjadi pertandingan yang sangat menarik. Pada 2003 silam, Widyantoro merupakan anak asuh Dadit di Persis Solo, Dadit mengolah sedemikian rupa mantan striker yang ditarik menjadi pemain tengah dan ternyata membawa hasil luar biasa bagi Widyantoro.
Sementara setahun lalu, Widyantoro yang saat itu menduduki kursi pelatih di tim asal kota Solo itu meminta Dadit menjadi asistennya dalam meracik tim Persis. Hasil kolaborasi keduanya, Persis Solo menjadi tim yang luar biasa dalam Divisi Utama PT LPIS musim lalu. “Kami menarget menang dalam pertandingan ini,” kata Dadit.
Laskar Bambu Runcing dalam menghadapi Persis Solo akan menurunkan para pemain utamanya. Sayangnya, sang kapten, Deni Nurdiansyah yang berada pada lini tengah harus absen bertanding setelah menerima kartu merah pada pertandingan versus PPSM Magelang. “Kita akan pasang offensif-defensif, jadi semua pemain harus rajin naik turun untuk menyerang dan bertahan,” tambahnya.
Posisi 4-4-2 akan dipasang Dadit dengan penekanan pada lini tengah. Lini tengah menjadi titik kunci yang harus bermain optimal. Lini tengah akan banyak melakukan serangan membantu Sumariyanto dan Mbom Agustin Elie pada ujung barisan serang. “Tengahnya yang akan kita perkuat,” terangnya.
Ia mengatakan, target menang tidak muluk-muluk bagi Persitema, kemampuan para pemain bermain di kandang sendiri menjadi semangat besar. Sementara Dadit sendiri telah memahami dengan baik seluruh strategi yang dimiliki Persis Solo. “Semuanya harus optimal dan menang,” tandasnya. (zah/lis)