ABG Nyaris Digilir 12 Remaja

122

PANGGUNG LOR–Seorang bocah berusia 13 tahun berinisial A hampir saja digilir oleh 12 remaja. Aksi percobaan pemerkosaan tersebut terjadi di lapangan 25, Semarang Utara, Kamis (8/5) dini hari. Beruntung, A berhasil lolos setelah melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong. Tiga dari 12 pelaku langsung diamankan petugas saat itu juga. Ketiga pelaku diketahui berinisial Dn, 16, dan R, 16, keduanya warga Kuningan, Semarang Utara, serta MS, 16, yang bertempat tinggal di BSB, Semarang. Ketiganya pun langsung digelandang ke Mapolsek Semarang Utara setelah sebelumnya diamankan di lingkungan SMAN 14 Semarang untuk menghindari amuk warga. Sementara sembilan pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Menurut korban, kejadian tersebut bermula ketika ia bersama pacarnya P sedang main di kawasan Pleret. Tiba-tiba saja, pelaku mendatanginya dan memaksa untuk ikut ke lokasi. Pacar korban sempat berusaha melawan, tapi karena ancaman dan kalah jumlah dengan pelaku membuatnya hanya dapat diam.
”Lagi main, terus mereka (pelaku, red) datang dan memaksa kami berdua ikut,” ujarnya saat dimintai keterangan oleh petugas Polsek Semarang Utara.

Di lapangan tersebut, pelaku mulai melancarkan aksinya dengan menggerayangi tubuh korban. Bahkan celana jeans korban sempat dilepas oleh pelaku. Mendapati perlakuaan tersebut, korban berusaha berontak dan berteriak minta tolong.
”Mereka berusaha melepas celana, tapi saya belum diperkosa. Terus saya berontak dan teriak mintaa tolong. Lalu ada warga yang datang dan menolong saya,” terang korban.

Sementara itu, seorang pelaku R, mengaku jika aksi tersebut direncanakan bersama teman-temannya di kampung Pleret, Semarang Barat. Kemudian ia bersama belasan temannya mendatangi korban dan membawa ke lapangan.
”Rencananya mau digilir di lapangan itu karena tempatnya sepi dan jauh dari pemukiman,” ungkapnya kepada petugas Reskrim.

R menambahkan jika DN-lah yang melepas celana jeans korban di lokasi. Ia mengatakan jika sudah memegang payudara dan kemaluan korban. “Belum sempat digilir korban sudah berteriak dan ketahuan warga,” imbuhnya.

*pacar korban diduga terlibat
R dan MS yang saat itu terus dikejar keterangannya oleh petugas kemudian mengungkapkan jika pacar korban ikut merencanakan aksi busuk tersebut.
”Pacarnya itu juga ikut merencanakan aksi ini. Tapi ia berhasil kabur, sedngkan kami bertiga ketangkap terus dibawa ke SMAN 14 dn dibawa ke sini (Polsek, red),” timpal MS.

Hingga kini, pemeriksaan terhadap tiga pelku masih terus dilakukan. Selain itu, pengejaran terhadap sembilan pelku lainnya juga terus diupayakan oleh polisi.
”Kami masih kejar sembilan lainnya. Dari keterngan korban, kasus serupa ternyata juga menimpa kembarannya Aa yang digilir oleh enam remaja, salah satunya adalah pacarnya sendiri,” kata Kapolsek Semarang Utara, Kompol Budiman Gultom.(har)