Pasar Kliwon Rusak

TEMANGGUNG–Menindaklanjuti protes yang dilayangkan para pedagang Pasar Kliwon Temanggung tentang kerusakan bagian atap pasar, Pemerintah Kabupaten Temanggung akhirnya mengajukan anggaran kepada DPRD setempat pada anggaran perubahan untuk proses pembenahan sentra perekonomian terbesar di Kabupaten Temanggung ini.
Anggaran yang diajukan lebih difokuskan pada perbaikan atap pasar dan bagian lain yang terkena dampak langsung dari adanya kebocoran pasar. Bupati Temanggung, Bambang Sukarno, mengatakan, pihaknya telah mengajukan perbaikan tersebut melalui anggaran perubahan. “Sudah kami ajukan untuk perbaikan,” katanya.
Ia menjelaskan, perbaikan kerusakan pasar adalah kewenangan pemerintah, sehingga pemkab yang akan memperbaikinya agar pedagang dan warga bisa beraktivitas di pasar dengan nyaman. Sebagaimana diketahui sejumlah pedagang mengeluhkan  bila turun hujan atap pasar mengalami kebocoran.  Air hujan menggenang di lantai dua hingga lantai dasar pasar dan pedagang harus kerja bakti membersihkan air.
Ia mengatakan, pihaknya telah memerintahkan pada Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Roni Nurhastuti dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pardiono untuk memeriksa kerusakan pasar serta merancang perbaikan. Berdasar estimasi awal, dana perbaikan Pasar Kliwon yang di antaranya pada atap dan saluran air mencapai Rp 400 juta. Dikemukakan, dana perbaikan rencana menggunakan dana mendahului perubahan APBD 2014. Karena itu, harus lekas diajukan agar lekas dibahas pada persidangan di DPRD dan disetujui.
“Oleh karena itu persetujuan DPRD tentang anggaran perbaikan sangat dibutuhkan. Dengan demikian secepatnya perbaikan pasar segera dilakukan sehingga tidak bocor dan pedagang nyaman berjualan,” tandasnya. (zah/lis)