MUGASSARI — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Semarang Raya (AMSR), Selasa (6/5) melakukan aksi demo di depan kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Semarang. Mereka menuntut agar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menganggarkan 20 persen dana APBD Provinsi Jateng secara optimal dan merata di semua daerah. Para pendemo ditemui Kepala Dinas Pendidikan Jateng Nur Hadi Amiyanto.
Koordinator lapangan aksi, Novian Bayu mengatakan, selama ini fakta pendidikan yang ada di Jateng belum memuaskan. ”Angka partisipasi murni SD 98,30 persen, SMP 78,92 dan SMA 67 persen, sehingga belum memenuhi MDGs 2015 yakni 100 persen,” katanya.
Bahkan angka pendidikan yang ditamatkan oleh angkatan usia kerja didominasi oleh lulusan SD. ”Ini sungguh ironis karena dengan rendahnya pendidikan yang dipunyai maka pekerja seperti apa yang bisa dimiliki,” katanya.
AMSR menuntut adanya peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik secara nyata dan tepat sasaran. Selain itu pemprov diminta melakukan kampanye pentingnya pendidikan, terutama di daerah. ”Memastikan pendidikan di Jateng tersedia bagi semua warga, tanpa diskriminasi status maupun fisik seseorang,” katanya. (hid/ton/ce1)