Direktur Gaza Tour Dituntut 4 Tahun

100

KRAPYAK – Direktur PT Gading Zahira (Gaza) Tour Semarang Teguh Rahayu kembali didudukkan di meja hijau pengadilan. Pemilik perusahaan penyediaan jasa layanan haji dan umrah tersebut dilaporkan atas dugaan penipuan jamaah umrah dengan kerugian ratusan juta rupiah. Atas perbuatannya, terdakwa dituntut pidana empat bulan penjara.
”Menuntut, majelis hakim yang menangani perkara ini memutuskan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana melawan hukum dengan melanggar pasal 378 KUHP. Serta menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun,” ucap Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng Muhamad Sofyan saat membacakan tuntutannya di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (6/5).
Jaksa menilai, terdakwa telah memenuhi semua unsur dalam pasal tersebut. Berdasarkan keterangan dari para saksi, diketahui terdakwa telah melakukan penipuan dengan menghimpun dana dari para jamaah haji dan umrah dan menjanjikan akan memberangkatkan mereka ke tanah suci. Pada kenyataanya, janji itu tak kunjung dipenuhi dan dana yang dihimpun digelapkan dan digunakannya sendiri. ”Dalam menjalankan usahanya, terdakwa juga tidak memiliki izin dari Kementerian Agama,” imbuhnya.
Atas tuntutan tersebut, majelis hakim mempersilakan terdakwa untuk mengajukan pembelaan. Pembelaan tersebut ia tulis sendiri lantaran yang bersangkutan tidak didampingi penasihat hukum. ”Sidang kembali dilanjutkan Selasa (13/5) depan dengan agenda pembelaan terdakwa,” ucap hakim ketua sebelum mengetuk palu tanda berakhirnya sidang. (fai/ton/ce1)