DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG
UNGARAN—Berdalih banyak menanggung utang, Tri Yuwanita, 32, warga Jalan Lodan III, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Semarang ditangkap polisi setelah mencuri uang tunai Rp 8,7 juta. Tri yang tengah hamil itu kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Tengaran, Polres Semarang.
Kapolsek Tengaran AKP Kuswanto menjelaskan, peristiwa itu berawal saat tersangka mendatangi toko Mulyo Agung di kompleks Pasar Kembangsari Blok A Tengaran, milik Hidayatul Mustofiah, 24, warga Cabean Kulon Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (5/4) lalu sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, ia berpura – pura membeli kado lalu minta dibungkuskan sekalian. Sembari menunggu, tersangka melihat-lihat barang lainnya di dalam toko. Namun saat penjaga lengah, ia langsung membuka laci almari toko itu dan mengambil uang tunai di dalamnya. Setelah berhasil menyikat uang tersebut, pelaku pamitan untuk membeli ikan lele dan barang yang telah dipesannya itu akan diambil kemudian. Ia pun kabur.
Beruntung, saat itu pelaku berpapasan dengan kakak korban, Sodiq sehingga ciri-cirinya akhirnya diketahuinya. Ciri pelaku kemudian disebarkan kepada para pemilik toko di pasar tersebut. Selasa (22/4) lalu sekitar pukul 10.00 WIB, pemilik kios pakaian di Blok D Pasar Kembangsari mengabari Sodiq jika dirinya kedatangan pembeli dengan ciri pelaku.
Saat Sodiq datang dan akan bertanya, tersangka justru melarikan diri keluar pasar. Beruntung akhirnya warga bisa menangkap dan diamankan di Pos Keamanan Pasar Kembangsari. Warga yang sudah geram saat akan menghajarnya, akhirnya tidak tega setelah mengetahui tersangka sedang hamil. Akhirnya, tersangka diserahkan ke Polsek Tengaran.
“Kini tersangka kami jerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tandas AKP Kuswanto didampingi Kasubag Humas Polres Semarang AKP Endang Suprobo, dalam gelar perkara di Polsek Tengaran, Senin (5/5).
Sementara, Tri Yuwanita mengaku mencuri uang tersebut karena terlilit utang. Rencananya, uang hasil curian ini akan gunakan untuk membayar utang sebesar Rp 2 juta. Selain itu, uang hasil pencurian itu telah digunakan untuk membeli 1 unit TV LED 32 inchi dan 1 buah almari pakaian. (sas/ton)