KAI Akan Tutup 705 Pintu Perlintasan

30


Perkuat Tanah, Tanam Mangrove

KEMIJEN — Sebanyak 705 pintu perlintasan kereta api (KA) di lingkungan PT KAI Daops IV Semarang baik yang resmi atau tidak, akan ditutup secara bertahap. Rencananya tahun 2014 ini, 50 persennya sudah tertutup.
Menurut Kepala Daops IV Wawan Ariyanto, untuk penutupan perlintasan yang tidak resmi, telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan baik Kota Semarang maupun Provinsi Jateng.
”Bahkan terkait dengan penutupan ini, Senin depan kami akan melakukan koordinasi dengan dinas Perhubungan Provinsi Jateng,” kata Wawan usai penanaman pohon mangrove di Kelurahan Kemijen, kemarin.
Sedangkan terkait penamanan mangrove, kata Wawan, lantaran seringnya terjadi banjir di sekitar Stasiun Tawang atau Poncol. Makanya, dengan penanaman mangrove, diharapkan tanah yang berada di sampingnya akan semakin kuat. ”Kalau tanahnya kuat, ada banjir rob hingga 5 cm, tidak akan masalah ketika kereta melewatinya,” tuturnya.
Diungkapkan, selain melakukan penanaman pohon mangrove, pihak PT KAI Daops IV juga melakukan sosialisasi berupa penempelan stiker yang berisi imbauan agar hati-hati saat melintas di rel KA. ”Ini merupakan upaya kami dalam mengingatkan masyarakat agar berhati-hati. Karena Kereta Api itu remnya tidak bisa dadakan berusaha meminimalisasi.
Sementara itu, Direktur Heritech PT KAI, Ela Ubaidi mengatakan terkait dengan bangunan cagar budaya milik PT KAI seperti Lawangsewu dan Musium Kereta Api Indonesia, PT KAI hanya mengambil uang tiket masuk. ”Memang kami yang mengelola sepenuhnya,” katanya.
Sedangkan pemanfaatannya, imbuhnya, bisa dilakukan oleh Pemkot Semarang maupun Pemprov Jateng. Kendati begitu, hingga saat ini belum ada agenda rutin dari Pemkot Semarang maupun Pemprov Jateng yang digelar di Lawangsewu. ”Harapannya ada agenda rutin yang digelar baik oleh Pemkot maupun Pemprov Jateng yang terstruktur, minimal tahun 2015. Setahun bisa melaksanakan 5-6 kali kegiatan,” katanya. (hid/ida/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here