MAGELANG—PPSM Sakti Magelang akan melakoni laga sengit melawan PSIS Semarang akhir pekan ini (26/4). Saat ini pelatih mulai menyiapkan mental bermain anak asuhnya karena lawan yang dihadapi merupakan salah satu favorit juara grup.
”Melawan salah satu tim besar seperti PSIS Semarang di kandang, harus kita optimalkan. Tidak ada seri atau kalah. Kita harus optimistis, mengalahkan mereka (PSIS) bukan sesuatu yang mustahil,” kata M Hasan, pelatih PPSM Sakti, kemarin (22/4).
Mental bermain yang baik, katanya sangat dibutuhkan demi menjaga konsistensi selama pertandingan. Apalagi jika di bawah tekanan tim tamu. ”Belum lagi suporter mereka yang fanatik,” kata dia.
Di sisi lain, mereka juga terus mengasah kemampuannya dalam menyerang dan bertahan. Diakui, melawan PSIS merupakan laga penting. ”Jadi kalau bisa mengalahkan mereka, merupakan hal bagus. Kepercayaan diri anak-anak tentu akan meningkat menghadapi laga-laga berikutnya. Di sisi lain, dukungan untuk kami juga tentu akan terus mengalir,” harapnya.
Ditanya siapa pemain PSIS yang harus diwaspadai, dia mengaku ada beberapa. Salah satunya Hari Nur Yulianto. ”Dia pemain yang masih muda namun berbahaya. Saya dengar, ia juga mantan pemain pra PON Jateng. Skill dan visi permainannya bagus. Jadi anak-anak harus mewaspadainya. Selain ia, mereka juga masih memiliki Fagundez yang berpengalaman,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya tidak akan menugaskan pemainnya untuk memberikan pengawalan khusus terhadap mereka. “Semua pemain memiliki tugas sama. Tidak ada pengawalan khusus untuk beberapa pemain mereka. Anggap saja, semua pemain berbahaya. Yang penting, anak-anak harus jaga konsentrasi dan koordinasi dilapangan,” tegasnya.
Hal senada dikatakan Manajer PPSM Sakti, HA Widarto. “Jangan takut akan nama besar PSIS. Terpenting, mereka harus mendengarkan instruksi pelatih. Semua tim pasti memiliki kelemahan. Mereka (PSIS) pun, pasti bisa juga dikalahkan. Karena itu, kami minta dukungan semua pihak termasuk suporter Simolodra. Dukungan yang diberikan, tentu akan menambah motivasi anak-anak sehingga dapat memenangkan pertan­dingan,” imbuhnya. (vie/lis)