WONOSOBO—Ratusan kendaraan dinas meliputi mobil dan sepeda motor pejabat dan pegawai Pemkab Wonosobo, kemarin (25/3) diperiksa. Pemeriksaan itu, meliputi kondisi mesin, rangka serta surat menyurat. Hal ini untuk memastikan kendaraan aset negara itu dalam kondisi baik.
Pemeriksaan kendaraan dinas, direncanakan akan berlangsung selama 4 hari. Untuk awal, kemarin sedikitnya 99 unit kendaraan dinas yang digunakan oleh bupati dan wakil bupati, hingga para pejabat di lingkup dinas dan instansi, serta Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo serta mobdin DPRD diperiksa.
Menurut Kepala Seksi Analisa Kebutuhan dan Pemberdayaan Barang Daerah, DPPKAD, Ismi Astuti, pemeriksaan ini merupakan bagian dari kegiatan rutin untuk memastikan setiap kendaraan dinas senantiasa dalam kondisi yang layak pakai.
“Cek fisik kendaraan ini, dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari permintaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, untuk mendokumentasikan kendaraan inventaris milik pemerintah,” katanya.
Demi memperoleh data akurat terkait kondisi kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, kata Astuti, cek fisik kendaraan melibatkan para petugas dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, serta beberapa petugas dari Bagian Umum Setda.
“Untuk motor dinas, penge­cek­an dilakukan pada kondisi fisik kendaraan, seperti nomor rangka dan nomor mesin, kelengkapan lampu, hingga kesesuaian dengan surat tanda nomor kendaraan (STNK),” ujarnya.
Sementara, untuk mobil dinas, imbuh Astuti, petugas mengecek beberapa komponen utama, seperti alat kemudi, mesin, ban, gardan, radiator pendingin, dan master rem.
Dari hasil pengecekan, Astuti mengakui untuk kendaraan yang sudah berusia di atas 10 tahun sebagian sudah kurang layak. Terhadap kendaraan-kendaraan tersebut, pihaknya meminta agar segera dilakukan perbaikan, demi keselamatan pengendara, serta memenuhi standar kelayakan berlalu lintas. “Usai pemeriksaan fisik kendaraan di lingkup setda, tim cek fisik kendaraan dinas juga akan berkeliling ke SKPD lainnya se-Kabupaten Wonosobo,” imbuhnya. (ali/lis)