Baris Berbaris Tumbuhkan Kedisplinan

124

WONOSOBO—Baris berbaris dan memahami tata upacara bendera, dinilai mempunyai dampak positif bagi pelajar. Ka­rena melalui kegiatan ini, mampu menumbuhkan kedisplinan, semangat bekerja sama serta menumbuhkan jiwa patriotisme.
”Lomba baris berbaris tidak bisa dilihat sebelah mata, selain memompa kekuatan fisik, juga menumbuhkan kedisplinan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo kemarin (4/3) disela membuka Lomba Tata Upacara Bendera dan Baris-berbaris (TUB-PBB) tingkat SMP di halaman Sasana Adipura.
Menurut Andang, melalui ajang tahunan ini, diharapkan selain sebagai kompetisi, juga menjadi sarana menguji kedisiplinan, konsentrasi, kekompakan, kekuatan fisik dan mental, serta melatih diri untuk menjadi pribadi yang punya jiwa sosial kemasyarakatan yang tinggi.
”Kegiatan ini juga dapat menjadi inspirasi positif bagi pelajar di sekolah, untuk meningkatkan motivasi dan kapasitas generasi muda, dalam rangka membangun kesadaran membela negara dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.
Oleh karena itu, Andang berharap, para peserta bisa menjadi pioner, menentukan langkah menuju Indonesia yang lebih maju dan bermartabat. Untuk mencapai hal terebut, sangat bergantung pada karakter pemuda yang kokoh di atas semangat persatuan dan kesatuan. “Karakter yang kokoh ini, bercirikan semangat patriotik, jiwa nasionalis, jati diri yang mengakar, wawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan, kepedulian yang merekatkan, serta keteguhan untuk bersatu,” tuturnya.
Untuk itu, lanjut Andang, melalui ajang ini, diharapkan juga mereka terus menerus mempersiapkan diri, baik secara individu maupun bersama-sama, untuk memupuk, memelihara, dan memperkokoh kepribadian yang positif.
Kepala Seksi Pemuda dan Olahraga Dikpora Wonosobo, Enang Basuki menyampaikan, lomba tahun ini dilaksanakan selama 2 hari, (4-5/3). Untuk hari pertama diikuti oleh 10 SMP, baik negeri maupun swasta, sedang hari kedua diikuti oleh 13 SMA, yang juga diikuti baik sekolah negeri maupun swasta. ”Lomba untuk SMP dan SMA, cuma waktunya dibedakan,” katanya.
Seperti tahun lalu, tampil sebagai juri dari Kodim 0707 Wonosobo dan Dinas Pen­di­dikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Wonosobo. Baik kategori SMP maupun SMA, tiap regu terdiri dari 18 orang. Pemenang dari kegiatan ini akan mewakili Wonosobo dalam ajang serupa di tingkat eks Karesidenan Kedu, yang akan dilaksanakan bulan depan. Sedangkan yang terbaik di tingkat ini akan mewakili ke tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang akan dilaksanakan pada bulan Mei. (ali/lis)