Pencuri Gabah Ditangkap

111

WONOSOBO—Jajaran petugas Polsek Kertek menangkap warga berinisial MSTQ, 46, warga Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran. Dia diduga mencuri gabah milik Rasid Saifurohman, 60, warga Binangun, Kelurahan Wringinanom yang kehilangan gabah seberat 7 kuintal di depan penggilingan padi miliknya, di Desa Bojasari, Kertek.
Menurut Kasubag Humas Polres Wonosobo AKP Widayatno, MSTQ ditangkap karena diduga menjadi salah satu pelaku pencurian gabah milik Rasid S, pada 5 Februari lalu. MSTQ mencuri bersama dua temannya berinisial SB dan DRY. Namun untuk dua pelaku lainnya masih dalam pencarian. “Ada tiga pelaku, namun baru satu yang berhasil ditangkap,”katanya.
Dikatakan dia, ketiga pelaku, diduga sudah beberapa kali melakukan pencurian gabah. Modus yang digunakan dengan mengamati penggilingan padi yang ada. Biasanya para pengelola penggilingan padi, seusai menjemur gabah, hanya memasukkan gabah tersebut ke dalam karung kemudian diletakkan di teras penggilingan. “Melihat kesempatan itu, para pelaku kemudian mengambil gabah-gabah dalam karung tersebut,” ujarnya.
Sebelum melancarkan aksinya, kata Widayatno, para pelaku terlebih dahulu melihat situasi di sekitar penggilingan padi sekaligus melihat jumlah gabah yang berada di teras. Apabila jumlahnya banyak, pelaku mengambilnya menggunakan mobil, sedangkan bila hanya beberapa karung akan dibawa menggunakan sepeda motor. “Gabah hasil curian, kemudian diselip digiling dijadikan beras. Lalu dijual dalam wujud beras di pasar Sapuran dan Kertek,” imbuhnya.
Namun, kata Widayatno, dalam melakukan aksi yang terakhir, ketiga pelaku terendus petugas. Pelaku tengah memasukan gabah yang sedang dijemur, di depan penggilingan ke dalam karung. Melihat hal itu, petugas Polsek Kertek dibantu warga, menggerebek pelaku. “Namun dua pelaku yang melihat kedatangan polisi dan warga langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 3,5 juta. Tersangka MSTQ sudah ditahan di sel tahanan Mapolres Wonosobo. Sedangkan dua pelaku lain masih diburu. Pelaku bakal dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (ali/lis)