Bentuk Komunitas Pelopor Sampai Desa

186

WONOSOBO—Satlantas Polres Wonosobo, tengah menyiapkan diri untuk melakukan sosialisasi dan pembentukan komunitas pelopor keselamatan lalu lintas, sampai tingkat desa. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka pelanggaran sekaligus membuka kesadaran masyarakat budaya selamat di jalan raya.
Menurut Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Sukarwan, kasus kecelakaan yang terjadi, selama ini tidak hanya di pusat kota.Namun sejumlah kasus juga terjadi di tingkat kecamatan dan desa. Hal ini terkait dengan populasi jumlah pengguna kendaraan bermotor berkembang sampai desa. “Jumlah pengguna sepeda motor di desa terus meningkat, otomatis perilaku di jalan raya juga semakin meningkat,” katanya.
Sukarwan mencontohkan, dalam sebulan ini tercatat 9 kasus kecelakaan terjadi di Kecamatan Selomerto dan Leksono hingga menewaskan orang. Dari kasus ini, 7 kasus di antaranya terjadi malam hari dan di wilayah kecamatan. “Maka sangat penting melakukan sosialisasi dan membangun kesadaran pelopor lalu lintas sampai desa,” katanya.
Selain melakukan pembinaan, kata Sukarwan, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika melakukan koordinasi terkait rambu jalan sekaligus penerangan jalan. Karena dari sekian kasus kecelakaan terjadi malam hari. “Sejumlah jalan antarkecamatan gelap. Hal ini tentu mengancam keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya.
Untuk program pelopor keselamatan lalu lintas tingkat desa, pihaknya akan bekerja sama dengan Pemkab Wonosobo dan sejumlah sekolah. Harapannya program pelopor keselamatan lalu lintas tingkat desa ini, cepat terwujud dan menjadi pekerjaan bersama antara polisi dan pemerintah. “Kami juga akan teruskan sosialisasi ke sekolah tingkat SMP dan SMA, agar kesadaran berlalu lintas terus tumbuh,” katanya. (ali/lis)