SALATIGA—Kecelakaan tragis kembali terjadi di jalan lingkar selatan (JLS) Salatiga tepatnya di perempatan Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Rabu (12/2) sekitar pukul 21.30 WIB. Bus PO Blue Star dengan nomor polisi H 1511 AC mengalami rem blong dan menabrak sepeda motor yang berhenti di lampu merah. Pengendara sepeda motor dan pemboncengnya tewas seketika.
Korban tewas dalam kecelakaan ini adalah M Shoim, 31, warga Dusun Cabean Kulon RT 24 RW 5 Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang dan seorang wanita yang memboncengnya yakni Indah Setianingsih, 28, warga Nobowetan RT 4 RW 6 Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo.
Bus nahas itu dikemudikan Fatkurohman, 41, warga Isep – Isep, Cebongan, Kecamatan Argomulyo. Bus menghantam sepeda motor Yamaha Mio nopol H 3119 TB yang sedang berhenti di tengah jalan lantaran lampu traffic light sedang menyala merah.
Kanitlaka Satlantas Polres Salatiga Iptu Robin Patuju menjelaskan, kecelakaan lalu lintas ini bermula ketika bus pariwisata dari Magelang hendak menuju ke Salatiga melalui Kopeng. Sesampainya di jalan menurun, tepatnya beberapa ratus meter sebelum kejadian, mendadak rem bus tidak berfungsi. Pengemudi bus langsung panik dan berusaha mengurangi kecepatan laju bus dengan berbagai cara. Namun tidak berhasil dan bus terus melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
“Sebenarnya pengemudi bus sudah berusaha menghindari tabrakan dengan membanting setir ke kanan. Sayangnya, dari arah berlawanan ada mobil dan pengemudi bus langsung membanting setir ke kiri. Karena jarak bus dengan sepeda motor dan truk sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Motor beserta pengendaranya langsung tergencet diantara bus dan truk yang ada di depan,” terang Robin kepada wartawan.
Sementara, pengemudi truk yang belum diketahui identitasnya itu langsung tancap gas kabur meninggalkan lokasi kejadian. Kasatlantas Polres Salatiga AKP Kemas Kemas Indra Natanegara menyatakan, kasus kecelakaan lalu lintas ini masih dalam penyidikan. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kecelakaan tersebut disebabkan adanya kesalahan teknis pada bus. “Pengemudi bus sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kami tahan,” tandasnya. (sas/ton)